Hijrah dan Judi: Kisah Tantangan dan Jalan menuju Perubahan
- 09 Jul 2026 16:13 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Perjalanan hijrah setiap orang tidak pernah lepas dari berbagai tantangan, termasuk bagi mereka yang ingin meninggalkan kebiasaan berjudi. Perubahan tersebut membutuhkan tekad yang kuat, dukungan lingkungan, serta penguatan nilai-nilai keagamaan agar mampu bertahan menghadapi berbagai godaan.
Hal itu disampaikan Ustadz Nur Ichsan Ahmadaya, ST, dari Ikatan Dai Muda Indonesia dalam dialog bertajuk "Hijrah dan Judi: Kisah Tantangan dan Jalan Menuju Perubahan". Menurutnya, praktik judi sering berawal dari keinginan memperoleh keuntungan secara instan, tetapi pada akhirnya justru membawa kerugian dalam berbagai aspek kehidupan.
"Hijrah bukanlah perjalanan yang mudah, apalagi bagi mereka yang ingin melepaskan diri dari kebiasaan berjudi. Dibutuhkan niat yang tulus, tekad yang kuat, serta kesungguhan untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT," ujar Ustadz Nur Ichsan Ahmadaya Pro 4 RRI Makassar, Rabu, 8 Juli 2026.
Ia menegaskan bahwa seseorang tidak boleh merasa terlambat untuk berubah karena kesempatan untuk bertaubat selalu terbuka. "Jangan pernah merasa terlambat untuk berubah, karena pintu taubat selalu terbuka bagi siapa saja yang benar-benar menyesali perbuatannya dan berkomitmen untuk tidak mengulanginya," katanya.
Menurut Ustadz Nur Ichsan, proses hijrah dimulai dari kesadaran diri untuk mengakui kesalahan dan berani meninggalkan kebiasaan yang merugikan. "Selain memperkuat ibadah, seseorang juga perlu mengisi waktunya dengan kegiatan yang positif agar tidak kembali terjerumus ke dalam perilaku yang sama," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dukungan keluarga, sahabat, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperkuat langkah hijrah seseorang. "Keluarga, sahabat, dan lingkungan yang baik memiliki peran penting untuk menguatkan langkah hijrah, sehingga seseorang dapat menjalani kehidupan yang lebih tenang, bermanfaat, dan penuh keberkahan," tuturnya.
Melalui dialog tersebut, masyarakat diharapkan memahami bahwa hijrah bukan sekadar perubahan penampilan, tetapi juga perubahan sikap, pola pikir, dan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik. Meninggalkan judi menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun pribadi yang bertanggung jawab serta menciptakan keluarga dan lingkungan yang lebih sehat dan harmonis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....