Menko PM Pastikan Pekerja Rasakan Manfaat Nyata BPJS Ketenagakerjaan
- 09 Jul 2026 11:07 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang- Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, memastikan program jaminan sosial ketenagakerjaan memberikan manfaat nyata bagi para pekerja. Dalam kunjungannya, Muhaimin meninjau secara langsung proses pelayanan kepada peserta sekaligus memastikan kualitas layanan berjalan dengan baik.
"Saya ingin memastikan pelayanan berjalan dengan lancar dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan benar-benar dirasakan oleh para pekerja," ujar Muhaimin melalui siaran pers, Kamis, 9 Juli 2026. Pria yang akrab disapa Cak Imin itu juga mengingatkan para pekerja agar tidak terburu-buru mencairkan dana Jaminan Hari Tua (JHT).
Menurutnya, dana tersebut sebaiknya disimpan hingga memasuki masa pensiun atau ketika benar-benar sudah tidak bekerja agar manfaat yang diterima lebih optimal. "Kita berharap JHT ini dijaga dulu, jangan diambil supaya keberlangsungan manfaatnya tetap terjaga," katanya.
Selain meninjau layanan, Muhaimin memberi perhatian khusus terhadap perlindungan pekerja sektor informal yang jumlahnya masih sangat besar di Indonesia. Ia meminta pemerintah daerah terus memperluas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan agar pekerja informal juga memperoleh perlindungan yang sama seperti pekerja formal.
"Kepada para pekerja informal agar terus diperhatikan oleh pemerintah daerah. Kita akan mengupayakan berbagai cara supaya mereka juga memiliki kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Ini bukti bahwa negara terus hadir agar seluruh pekerja mendapatkan perlindungan jaminan sosial," ujarnya.
Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Trisna Sonjaya, menyambut baik kunjungan Menko PM yang dinilainya menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas layanan jaminan sosial ketenagakerjaan. Ia menjelaskan BPJS Ketenagakerjaan terus melakukan transformasi layanan melalui berbagai inovasi digital guna memudahkan peserta mengakses manfaat program.
Salah satunya melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) yang memungkinkan peserta memperoleh berbagai layanan secara daring kapan saja dan di mana saja. "Melalui inovasi ini kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, nyaman, dan berkesinambungan bagi seluruh peserta," ujar Trisna.
BPJS Ketenagakerjaan juga terus memperluas akses layanan secara nasional. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, BPJS Ketenagakerjaan telah membayarkan manfaat kepada sekitar 1,7 juta peserta dengan total nilai mencapai Rp25,4 triliun.
"Kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan. Memastikan seluruh pekerja dapat merasakan manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan secara nyata," ucap Trisna.
Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Semarang Majapahit, Farah Diana berharap para peserta memperoleh berbagai layanan yang optimal dan berkualitas, demi memastikan manfaat jaminan sosial terserap merata oleh pekerja formal maupun informal. “Kami ingin terus memberikan dampak yang positif pada seluruh peserta dengan memberikan akses layanan yang semakin baik," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....