Stok BBM Jateng-DIY Dipastikan Aman, Warga Tak Perlu Panik
- 09 Jul 2026 07:38 WIB
- Purwokerto
RRI. CO.ID, Banyumas- PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (RJBT) memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta tetap aman. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena distribusi BBM ke seluruh SPBU berjalan normal.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan Rabu ( 8/7/2026) petang mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM. Menurutnya, seluruh stok dipastikan dalam kondisi aman sehingga pembelian cukup dilakukan sesuai kebutuhan sehari-hari.
Ketahanan stok BBM di wilayah tersebut saat ini berada pada level yang sangat mencukupi. Untuk jenis gasoline, stok tersedia setara 12,5 kali konsumsi harian normal, sedangkan gasoil mencapai 14 kali konsumsi harian. Sementara itu, stok Pertalite tercatat mencapai 11,5 kali konsumsi harian normal dan Biosolar setara 13,5 kali konsumsi harian.
Pertamina juga memastikan tidak terjadi kelangkaan Biosolar di SPBU wilayah Jawa Tengah dan DIY. Meski di beberapa lokasi sempat terlihat antrean kendaraan, kondisi tersebut masih terkendali dan tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar SPBU.
Untuk menjaga kelancaran distribusi, Pertamina Patra Niaga memanfaatkan sistem pemantauan stok secara real-time di seluruh SPBU. Melalui sistem digital tersebut, apabila terdapat SPBU yang stoknya mulai menipis, pasokan tambahan dapat segera dikirim dari terminal BBM terdekat sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Selain menjamin pasokan, Pertamina juga meningkatkan kualitas layanan di SPBU dengan menyiapkan petugas marshaling untuk mengatur antrean kendaraan, menyediakan air minum bagi pelanggan, serta menghadirkan berbagai kemudahan melalui aplikasi MyPertamina, mulai dari program Extra Point, promo bersama berbagai merchant, hingga fitur pencarian SPBU terdekat.
Taufiq menambahkan, Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan para pemangku kepentingan untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran. Masyarakat juga diminta berperan aktif melaporkan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi melalui layanan Pertamina Call Center 135.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....