Ratusan Ribu Unit Usaha di Bekasi Jadi Target Pendataan Sensus Ekonomi 2026
- 09 Jul 2026 02:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BPS Kabupaten Bekasi menargetkan pendataan 282 ribu unit usaha dalam Sensus Ekonomi 2026 mencakup berbagai sektor ekonomi.
- Sensus Ekonomi 2026 bertujuan memetakan potensi ekonomi di setiap wilayah Kabupaten Bekasi sebagai dasar pengambilan kebijakan ekonomi pemerintah daerah.
- BPS memastikan pendataan sensus tidak terkait dengan pajak dan menjamin kerahasiaan data sesuai UU No 16 Tahun 1997 tentang Statistik.
- Petugas sensus telah menerima pelatihan intensif selama 5 hari (2 hari daring dan 3 hari tatap muka) sebelum diterjunkan ke lapangan.
- Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan selesai pada akhir Agustus 2026.
RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi- Sebanyak 282 ribu unit usaha di Kabupaten Bekasi jadi target pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Bekasi. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bekasi, Krido Saptono.
Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 menyasar seluruh unit usaha di berbagai sektor di Kabupaten Bekasi. Baik sektor pertanian, jasa, perhotelan, ekonomi digital hingga sektor ekonomi riil lainnya.
Ia mengatakan, sensus ini bertujuan untuk memetakan potensi ekonomi di setiap wilayah yang ada di Kabupaten Bekasi. Sehingga nantinya menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan ekonomi pemerintah daerah Kabupaten Bekasi.
“Selain pemetaan potensi ekonomi, hasil sensus ini juga nantinya akan menjadi acuan sebagai dasar untuk kebijakan pemerintah di sektor ekonomi. Terutama dalam pengembangan ekonomi baik usaha berskala besar sampai dengan skala UMKM,” katanya, Rabu, 8 Juli 2026.
Ia juga memastikan bahwa pendataan Sensus Ekonomi 2026 tidak ada kaitannya dengan soal pajak. Seperti informasi yang selama ini beredar di media sosial.
Pihaknya juga menjamin kerahasiaan data sensus. Yakni sesuai dengan amanat UU No 16 Tahun 1997 tentang Statistik.
"Seluruh informasi yang disampaikan dijamin kerahasiaannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Jadi berikanlah gambaran yang sebenarnya, karena data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran,” katanya.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa petugas sensus telah dibekali pelatihan secara intensif agar lebih matang sebelum diterjunkan ke lapangan. Pelatihan dilaksanakan selama 5 hari yang terbagi menjadi 2 hari pelatihan daring dan 3 hari pelatihan tatap muka.
"Pelatihan itu, tujuannya untuk menyamakan persepsi petugas, mempertajam pemahaman konsep dan definisi statistik. Serta memastikan seluruh petugas memiliki pemahaman sebelum diterjumkan ke lapangan,” katanya.
Pada pelaksanaan sensus kali ini, ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi agar menerima kedatangan petugas sensus dari BPS. Serta bisa memberikan informasi yang benar, jujur, dan akurat sesuai dengan kondisi yang ada.
"Berikan jawaban yang benar sesuai kondisi usaha masing-masing agar data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan potret usaha masing-masing. Kami berharap pelaksanaan sensus ini dapat berjalan lancar hingga selesai pada akhir Agustus,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....