TPA Burangkeng Intensifkan Patroli 24 Jam Cegah Kebakaran

  • 22 Jul 2026 04:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • UPTD TPA Burangkeng Kabupaten Bekasi mengintensifkan patroli 24 jam untuk mencegah potensi kebakaran di musim kemarau.
  • Kepala UPTD TPA Burangkeng Samsuro Mandiansyah menyatakan patroli 24 jam merupakan langkah preventif sejalan dengan meningkatnya kejadian kebakaran di berbagai TPA di Indonesia.
  • Langkah preventif ini dilakukan mengingat tingginya risiko kebakaran di lahan pembuangan sampah selama musim kemarau ketika kelembaban udara menurun.

RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Burangkeng, Kabupaten Bekasi, mengintensifkan patroli selama 24 jam. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kebakaran di kawasan TPA Burangkeng selama musim kemarau.

Kepala UPTD TPA Burangkeng, Samsuro Mandiansyah, mengatakan patroli dilakukan sebagai upaya preventif menyusul terjadinya kebakaran di sejumlah tempat pembuangan akhir di berbagai daerah. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi peringatan agar pengawasan di TPA Burangkeng semakin diperketat.

"Kami sudah mendapat alarm dari beberapa TPA di Indonesia yang mengalami kebakaran, seperti di Tangerang dan Depok. Dari situ kami melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir potensi kebakaran di TPA Burangkeng," kata Samsuro, Selasa 21 Juli 2026.

Ia menjelaskan patroli dilakukan secara bergantian selama 24 jam untuk memantau titik-titik yang berpotensi memicu kebakaran. Petugas secara berkala berkeliling di area yang dinilai rawan munculnya percikan api.

"Ada pergantian shift sehingga pemantauan berlangsung terus-menerus. Petugas secara berkala berkeliling ke titik-titik yang berpotensi menimbulkan kebakaran," ujarnya.

Selain patroli, UPTD TPA Burangkeng juga menyiapkan sarana pendukung untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran. Fasilitas tersebut meliputi dua unit truk tangki air, dua pompa portabel, serta koordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi.

"Dua mobil truk tangki sudah kami siapkan. Jadi ketika ada percikan api, kendaraan tersebut langsung bergerak menuju lokasi agar api bisa segera dikendalikan," katanya.

Samsuro menambahkan alat berat berupa ekskavator juga disiagakan untuk mendukung penanganan darurat di lokasi. Alat tersebut digunakan untuk membuka akses sekaligus menutup titik api menggunakan material timbunan agar penyebaran kebakaran dapat diminimalkan.

"Langkah pertama ketika terjadi kebakaran adalah mengerahkan dua truk tangki air dan ekskavator yang sudah standby. Kami juga langsung berkoordinasi dengan pemadam kebakaran sehingga penanganan bisa dilakukan secara cepat dan terukur," ujarnya.

Ia mengajak seluruh pihak yang beraktivitas di TPA Burangkeng untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan yang berlaku menjadi kunci untuk mencegah terjadinya kebakaran selama musim kemarau.

"Dengan kerja sama semua pihak, kita dapat menjaga TPA Burangkeng. Sehingga tetap aman selama musim kemarau," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....