Pemadaman Listrik Dongkrak Okupansi Hotel di Pontianak
- 08 Jul 2026 17:16 WIB
- Pontianak
Poin Utama
- Okupansi Hotel
- Pemadaman Listrik Bergilir
- Tingkat hunian
RRI.CO.ID, Pontianak - Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di kota Pontianak akhir pekan lalu ternyata berdampak pada meningkatnya tingkat hunian di Hotel Aston Pontianak. Pada momen tersebut, okupansi hotel melonjak signifikan hingga mencapai sekitar 80 persen.
Public Relation (PR) Manager Hotel Aston Pontianak, Arifin, mengatakan lonjakan okupansi tersebut merupakan kondisi yang tidak biasa. Pasalnya, saat itu tidak ada agenda atau kegiatan besar yang biasanya menjadi pendorong meningkatnya tingkat hunian hotel.
"Kalau dari sisi hunian atau okupansi, memang sempat ada anomali. Tiba-tiba okupansi meningkat cukup signifikan hingga menyentuh angka sekitar 80 persen. Padahal saat itu merupakan akhir pekan dan tidak ada event khusus," ujar Arifin, saat ditemui, Rabu, 8 Juli 2026.
Menurutnya, peningkatan tersebut terjadi pada periode Jumat hingga Sabtu. Angka itu jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata okupansi hotel saat akhir pekan yang biasanya hanya berada di kisaran 50 hingga 60 persen.
Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, kata Arifin, tingkat hunian pada awal Juli juga mengalami peningkatan secara bulanan (month to month). Dibandingkan Juni, okupansi Hotel Aston Pontianak tercatat lebih tinggi.
"Kalau dibandingkan bulan Juni, memang ada peningkatan dari sisi okupansi. Namun saat ini kondisinya sudah kembali normal dan tidak ada lagi anomali seperti saat pemadaman listrik kemarin," katanya.
Arifin menduga lonjakan tingkat hunian dipicu oleh beberapa faktor, di antaranya pemadaman listrik yang melanda sejumlah wilayah, bertepatan dengan akhir pekan serta masih berlangsungnya masa liburan sekolah.
"Sepertinya masyarakat memilih untuk staycation di hotel karena adanya pemadaman listrik. Ditambah lagi momennya bertepatan dengan weekend dan masih masa liburan sekolah, sehingga banyak yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menginap di hotel," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....