Perbaikan Rampung, Jalan Prompong-Ketenger Banyumas Kembali Dibuka
- 07 Jul 2026 10:21 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Setelah sempat terputus akibat longsor, akses transportasi di ruas Jalan Prompong–Ketenger, Desa Kutasari, Kecamatan Baturraden, akhirnya kembali normal.
Jalur tersebut kembali dibuka per hari ini, Selasa (7/7/2026), setelah seluruh perbaikan selesai, serta konstruksi jalan dan jembatan dinyatakan memenuhi standar teknis sehingga aman dilalui masyarakat.
Sebelum ruas jalan dibuka, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait melakukan peninjauan akhir pada Senin (6/7/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan aspek keamanan dan keselamatan warga yang akan melintas di jalur tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati Sadewo mengatakan Pemerintah Kabupaten Banyumas terus memprioritaskan pembangunan dan perbaikan infrastruktur, terutama jalan dan jembatan yang menjadi akses vital bagi mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik.
"Kita harapkan ke depan tidak ada lagi jembatan-jembatan rusak yang membahayakan warga. Semua perbaikan ini kita lakukan secara bertahap namun pasti, karena tidak mungkin semuanya langsung selesai bersamaan," kata Sadewo.
Perbaikan ruas Jalan Prompong–Ketenger dilakukan setelah longsor melanda kawasan Jembatan Wungu pada 23 Mei 2026. Namun, proses penanganan sempat terkendala akibat longsor susulan yang terjadi pada 3 Juni 2026.
Material longsoran menutup saluran drainase dan mengganggu akses menuju permukiman warga, sehingga metode pekerjaan harus disesuaikan, disertai penambahan anggaran serta perubahan jadwal penyelesaian.
Adapun pekerjaan yang telah diselesaikan meliputi pemasangan box culvert sepanjang 13 meter berukuran 200x200 cm sebagai struktur utama, pembangunan timbunan badan jalan sepanjang 29 meter dengan lebar 7 meter, pemasangan lapisan pondasi agregat kelas B dan kelas A, serta pelapisan aspal lapensheet sepanjang 29 meter dengan lebar 5 meter.
Pekerjaan juga dilengkapi pembangunan bahu jalan beton selebar 0,60 hingga 1 meter, talud pasangan batu di sisi kanan sepanjang 5 meter dengan tinggi 6,5 meter, talud sisi kiri sepanjang 23 meter dengan tinggi bervariasi antara 0,5 hingga 6,5 meter, serta perbaikan akses jalan menuju permukiman warga sepanjang 6,5 meter.
“Dengan rampungnya pekerjaan tersebut, saya berharap akses transportasi masyarakat di ruas Jalan Prompong–Ketenger kembali normal, lebih aman, dan mampu mendukung kelancaran aktivitas ekonomi maupun mobilitas warga,” ucap Bupati.
Selain memastikan kualitas pembangunan jembatan, Sadewo juga menyoroti masih adanya sejumlah titik penyeberangan sungai yang memanfaatkan kapal tradisional khususnya di Banyumas. Menurutnya, kondisi tersebut memiliki tingkat risiko tinggi, terutama saat debit air meningkat, sehingga pembangunan jembatan permanen menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi.
"Aktivitas penyeberangan kapal tradisional di beberapa lokasi yang berarus deras sangat berisiko tinggi, sehingga kehadiran jembatan permanen menjadi solusi mutlak yang harus diwujudkan," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....