Dinkes Tolitoli Ingatkan Masyarakat Waspada DBD

  • 07 Jul 2026 14:16 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID,Tolitoli – Kondisi cuaca yang tidak menentu belakangan ini meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Menyikapi hal tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli, mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat guna mencegah berkembangnya penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut.

Staf Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli, Wahidah, mengatakan langkah pencegahan paling efektif adalah menerapkan Gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air, serta mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Selain itu, masyarakat juga dianjurkan melakukan berbagai upaya pencegahan lainnya untuk meminimalkan risiko penularan DBD.

Wahidah, menjelaskan masyarakat juga perlu mengenali gejala awal DBD, seperti demam tinggi yang muncul secara mendadak selama dua hingga tujuh hari, disertai sakit kepala dan muntah. Apabila, demam tidak kunjung membaik hingga hari ketiga, masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit terdekat.

"Penanganan sedini mungkin sangat penting, karena apabila terlambat ditangani, DBD dapat mengancam keselamatan jiwa, jika dinyatakan positif DBD, pasien dianjurkan untuk beristirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, serta mengkonsumsi jus jambu atau minuman bernutrisi lainnya untuk membantu proses pemulihan," jelasnya, Senin, 6 Juli 2026.

Bahkan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli, sepanjang tahun berjalan tercatat sebanyak 11 kasus DBD di wilayah tersebut. Jumlah itu, dinilai masih terkendali dan belum menunjukkan peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2025 yang mencatat sebanyak 92 kasus. Meski demikian, Dinas Kesehatan tetap mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap potensi penyebaran DBD, terutama di tengah kondisi cuaca yang berubah-ubah.

Pihaknya, menghimbau masyarakat agar tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan Gerakan 3M Plus secara konsisten di lingkungan masing-masing. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan menjadi kunci utama untuk mencegah berkembangnya nyamuk penyebab DBD dan menekan angka kasus di Kabupaten Tolitoli.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....