Empat Tahun Membina, PFA Lepas Angkatan Kedua dengan Segudang Prestasi
- 06 Jul 2026 12:12 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID,Mimika - Sebanyak 20 siswa angkatan kedua (Batch 2) Papua Football Academy (PFA) resmi menyelesaikan program pembinaan sepak bola dan pendidikan dalam Graduation Ceremony PFA Class of 2026 yang digelar pada 4 Juli 2026 di Hotel Horison Diana, Kabupaten Mimika. Akademi yang didukung PT Freeport Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Mimika ini kembali melepas talenta-talenta muda Papua yang dipersiapkan menuju level sepak bola nasional hingga internasional.
Direktur dan EVP Sustainable Development PT Freeport Indonesia, Claus Wamafma, menegaskan bahwa keberhasilan sebagai pesepak bola tidak hanya ditentukan oleh kemampuan di lapangan, tetapi juga sikap disiplin, sportivitas, dan kepatuhan terhadap aturan permainan. Ia mengingatkan para lulusan agar selalu menghormati keputusan wasit, tidak mudah menyerah, dan terus menjaga semangat juang dalam mengejar cita-cita.
"Keputusan wasit itu mutlak. Mau terima atau tidak, pertandingan sudah selesai. Masih ada banyak pertandingan berikutnya untuk memperbaiki apa yang kurang. Terus bermimpi besar dan jangan pernah menyerah," ujar Claus.

Claus juga mengungkapkan, PT Freeport Indonesia akan terus mengevaluasi dan mengembangkan Papua Football Academy yang tahun ini memasuki usia empat tahun. Salah satu perhatian ke depan adalah penyediaan lahan agar fasilitas akademi dapat terus berkembang melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Mimika.
Selain pembinaan di dalam negeri, menurut Claus, PFA akan terus membuka kesempatan bagi para siswa mengikuti program Elite Camp di berbagai negara seperti Jepang, Korea Selatan, Austria, Australia hingga turnamen internasional di Eropa. Pengalaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri para pemain Papua agar mampu bersaing dengan pesepak bola dari berbagai negara.
Direktur Papua Football Academy, Coach Wolfgang Pikal, menyampaikan rasa bangga kepada seluruh lulusan angkatan kedua. Menurutnya, kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk menapaki jenjang yang lebih tinggi sebagai pesepak bola profesional maupun pribadi yang berkarakter.
"Selalu bangga menjadi orang Papua, terus bekerja keras, disiplin, menjaga kesehatan, tetap rendah hati, dan hormati orang tua. Kami percaya kalian akan sukses dan membuat Papua serta Indonesia bangga," kata Wolfgang Pikal.

Mewakili para lulusan, Lilian Thuram Bradley De Paul Paragaje mengenang perjalanan selama tiga tahun di Papua Football Academy. Ia mengatakan PFA tidak hanya mengajarkan teknik sepak bola, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, kerja keras, serta mental untuk bangkit dari berbagai tantangan, termasuk cedera yang pernah dialaminya.
Sementara itu, mewakili orang tua siswa, Bernadus Imbiri mengapresiasi PT Freeport Indonesia, manajemen PFA, para pelatih, guru, dan seluruh staf yang telah mendidik anak-anak Papua menjadi pribadi yang disiplin, menghargai waktu, mampu bekerja sama, dan memiliki karakter yang lebih baik. Ia berharap para lulusan terus membawa nilai-nilai yang diperoleh selama di PFA untuk mengharumkan nama Papua dan Indonesia di masa depan.(Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....