Anak Cerdas Indonesia: Dukungan Orang Tua dan Sekolah Kunci Generasi Berprestasi

  • 05 Jul 2026 16:23 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Keberhasilan anak dalam meraih prestasi tidak hanya ditentukan oleh bakat semata, tetapi juga dukungan dari keluarga dan lingkungan sekolah. Hal tersebut menjadi benang merah dalam dialog Program Anak Cerdas Indonesia, Minggu 5 Juli 2026 yang menghadirkan siswa-siswi berprestasi dari SDN 95 Kota Kendari, yakni Nur Fitryah Ramadhani, Juara Favorit Trend Model Indonesia pada kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Muhammad Ahsan Adam Pratama, Juara Fashion di RRI. Turut hadir dalam dialog tersebut Guru Perwalian Gusamin, S.Pd. dan Guru Pendamping Marwa Listiawati, S.Pd.

Pada kesempatan itu, Nur Fitryah Ramadhani mengisahkan awal ketertarikannya mengikuti dunia modeling. Menurutnya, tampil di atas panggung bukan hanya soal berjalan dengan percaya diri, tetapi juga menjadi pengalaman berharga untuk melatih keberanian, kedisiplinan, dan tanggung jawab.

"Awalnya saya gugup, tetapi karena terus latihan dan mendapat dukungan dari orang tua, guru, serta teman-teman, akhirnya saya berani tampil dan bersyukur bisa menjadi Juara Favorit," ujar Fitryah.

Sementara itu, Muhammad Ahsan Adam Pratama mengaku bangga dapat mengharumkan nama sekolah melalui ajang fashion yang digelar RRI. Ia berharap prestasi yang diraihnya dapat menjadi motivasi bagi teman-temannya untuk tidak ragu menunjukkan bakat yang dimiliki.

"Saya senang bisa ikut lomba dan menjadi juara. Yang penting kita percaya diri, rajin berlatih, dan jangan takut mencoba hal baru," katanya.

Dalam dialog yang berlangsung hangat, presenter juga mengajak kedua siswa berbagi pengalaman tentang bagaimana mereka membagi waktu antara belajar di sekolah dan mengikuti berbagai latihan maupun persiapan lomba. Keduanya sepakat bahwa prestasi hanya bisa diraih melalui disiplin, latihan yang konsisten, serta dukungan penuh dari keluarga dan sekolah.

Guru Perwalian SDN 95 Kota Kendari, Gusamin, S.Pd., menegaskan, keberanian anak mengikuti kompetisi harus dibangun melalui kolaborasi yang baik antara orang tua, sekolah, dan guru.

"Yang paling utama tentu ada dukungan dari orang tua. Itu yang paling penting. Kemudian sekolah harus siap memfasilitasi apabila ada lomba atau kegiatan yang bisa diikuti anak-anak. Selain itu, keterlibatan seluruh guru di sekolah juga menjadi faktor penting agar anak-anak merasa didukung untuk berkembang sesuai potensinya," ungkapnya.

Menurut Gusamin, setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda sehingga tugas pendidik adalah membantu menemukan dan mengembangkannya, bukan membandingkan satu anak dengan anak lainnya.

Hal senada disampaikan Guru Pendamping, Marwa Listiawati, S.Pd. Menurutnya, keberhasilan anak tidak terlepas dari kekompakan seluruh unsur di sekolah dalam membangun kepercayaan diri peserta didik.

"Harapan saya agar semakin banyak anak berani mengikuti kompetisi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Itu dimulai dari kekompakan guru dan anak-anak. Guru juga harus pandai mengambil hati dan memahami suasana hati anak, serta menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua karena itu merupakan bagian yang sangat penting," jelas Marwa.

Menjelang akhir dialog, kedua guru menyampaikan pesan inspiratif bagi anak-anak Indonesia dan para orang tua.

Gusamin mengingatkan bahwa setiap anak terlahir dengan kelebihan masing-masing.

"Ada dua pesan saya. Pertama, untuk orang tua, Tuhan menciptakan setiap anak tidak ada yang gagal. Semua diciptakan dalam keadaan sempurna dengan potensi yang berbeda-beda. Kedua, untuk anak-anak di mana pun berada, lihat potensimu, kembangkan, teruslah berlatih, dan jangan pernah takut untuk memulai," pesannya.

Sementara itu, Ibu guru Marwa memberikan motivasi agar anak-anak tidak mudah larut dalam kemenangan maupun kekalahan.

"Kalau menang jangan menjadi sombong. Kalau kalah jangan berkecil hati. Karena semua anak adalah bintang, hanya tinggal menunggu waktunya masing-masing untuk bersinar," tuturnya.

Melalui Program Anak Cerdas Indonesia, RRI Kendari kembali menghadirkan ruang inspiratif yang memperlihatkan bahwa prestasi anak lahir dari perpaduan antara semangat belajar, keberanian mencoba, dukungan keluarga, serta komitmen sekolah dalam membina dan memfasilitasi setiap potensi yang dimiliki peserta didik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....