Pramono akan Bangun Jembatan Gembok Cinta di Atas Sungai Cideng

  • 05 Jul 2026 13:28 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana membangun Jembatan Gembok Cinta di atas Sungai Cideng, kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Fasilitas tersebut disiapkan sebagai ruang publik baru sekaligus daya tarik wisata di kawasan yang baru selesai ditata.

Pramono mengatakan jembatan itu akan menjadi bagian dari penataan koridor Jalan HR Rasuna Said yang telah diresmikan pada Sabtu, 4 Juli 2026. Nantinya akan dibangun tiga hingga empat jembatan kecil yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memasang gembok cinta bersama pasangan.

“Dalam penataan Jalan HR Rasuna Said ada Sungai Cideng, dan akan dibangun jembatan kecil-kecil di atasnya,” kata Pramono.

Menurutnya, konsep tersebut diharapkan menghadirkan suasana yang lebih menarik dan mempercantik kawasan. Keberadaan gembok-gembok cinta yang dipasang pengunjung diyakini akan memberikan warna baru bagi salah satu koridor utama ibu kota.

“Mereka yang memiliki pasangan akan datang ke sana, memasang gembok, dan ini akan menjadi colourful,” ujarnya.

Pramono menjelaskan, lokasi Jembatan Gembok Cinta berada tidak jauh dari Halte Integritas yang baru diresmikan di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kawasan tersebut diharapkan menjadi ruang publik yang ramai dikunjungi warga.

“Warga Jakarta nanti akan datang ke sana bersama pasangannya dan memasang gembok di lokasi tersebut,” katanya.

Ia menegaskan, pemasangan gembok cinta tidak dilakukan di jembatan penyeberangan orang (JPO), melainkan di jembatan-jembatan kecil yang akan dibangun khusus di atas Sungai Cideng. “Ada tiga atau empat jembatan yang akan dibangun nantinya di atas sungai itu,” ujarnya.

Sebelumnya, Pramono menyatakan optimistis penataan Jalan HR Rasuna Said akan melahirkan ikon baru Jakarta. Menurutnya, wajah kawasan tersebut kini jauh lebih rapi dan nyaman setelah dilakukan revitalisasi.

“Saya yakin jalan ini akan menjadi landmark baru bagi Jakarta karena sekarang jauh lebih tertata, lebih rapi, bahkan di ujung ada anggrek yang dipasang secara khusus,” katanya.

Penataan Jalan HR Rasuna Said sepanjang 3,8 kilometer meliputi perbaikan trotoar, pembongkaran 109 tiang monorel yang mangkrak, serta penyesuaian elevasi antara jalur cepat dan jalur lambat. Proyek revitalisasi tersebut menelan anggaran sekitar Rp91 miliar dan menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta mempercantik ruang kota sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi pejalan kaki dan pengguna jalan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....