Pelajar Diduga Tawuran Tewas Tertabrak Mobil di Jakbar, Polisi: Masih Diselidiki
- 03 Jul 2026 16:01 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Seorang pelajar berinisial B (18) tewas usai tertabrak kendaraan roda empat di kawasan Taman Kota Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Rabu, 1 Juli 2026 dini hari.
Korban diketahui meninggal sekitar pukul 04.00 WIB dan sempat beredar informasi bahwa korban merupakan pelaku tawuran. Namun hingga kini, penyebab pasti kejadian itu masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Parman Gultom mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban.
“Sekarang pelajar pada libur jadi anak-anak tanggung. Saat kita lidik rencana akan menyebrang anak-anak ini,” ujar Parman saat dikonfirmasi, Jumat, 3 Juli 2026.
Ia menambahkan, penanganan kasus tersebut juga melibatkan unit kecelakaan lalu lintas guna memastikan apakah insiden tersebut berkaitan dengan tawuran atau murni kecelakaan.
“Penanganan di laka lantas, kita selidiki apakah itu akibat tawuran atau bukan,” katanya.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Joko menyebut, berdasarkan laporan yang ia dapat, korban diduga kecelakaan saat sedang berlarian.
"Kejadian yang di depan Taman Kota. Dari pihak keluarga tidak mau ditanganin. Info awal pelaku tawuran," tandasnya.
Sementara itu, Kakak korban, Daru membantah adanya informasi yang beredar bahwa sang adik meninggal karena tawuran.
Saat ditemui di kediamannya, Daru menegaskan bahwa keluarga hanya mengetahui korban mengalami kecelakaan lalu lintas, bukan korban tawuran seperti informasi yang beredar.
“Enggak ada yang tahu. Kita di sini pihak keluarga enggak ada yang melihat atau yang menjadi saksinya langsung. Jadi kita memang benar-benar pure enggak tahu. Cuman terima kabar sudah keadaan meninggal,” kata Daru, Jumat.
Ia juga secara tegas membantah kabar yang menyebut adiknya meninggal akibat aksi tawuran. “Ya, membantah,” katanya singkat.
Ia mengatakan, korban sempat berada di Puskesmas Kembangan sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Dia pun menyebut bahwa kondisi fisik korban masih utuh, hanya terdapat luka lecet dan memar di beberapa bagian tubuh.
“Kondisinya utuh, cuma baret-baret luka gitu aja sih, memar-memar. Mungkin ada luka dalam atau pendarahan otak,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....