"Sintas" Angkat Kisah Reza Bukan, Ubah Perspektif Publik soal Pemasyarakatan
- 03 Jul 2026 15:31 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Film pendek Sintas resmi diperkenalkan sebagai media edukasi yang mengangkat proses pembinaan di lingkungan pemasyarakatan melalui kisah nyata Reza Bukan, mantan warga binaan Rutan Salemba. Film tersebut diperankan oleh warga binaan, mantan warga binaan, dan petugas pemasyarakatan.
Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan, Kadiyono, menilai film tersebut mampu menggambarkan proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan secara utuh. Menurutnya, tayangan itu dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pelaksanaan pembinaan, pelayanan, dan pengamanan yang dijalankan di lingkungan pemasyarakatan.
"Film ini cukup informatif, memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat luas bahwa pembinaan, pelayanan, dan pengamanan yang dijalankan oleh pemasyarakatan itu sudah sangat baik berjalan," kata Kadiyono.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan para warga binaan dan mantan warga binaan sebagai pemeran dalam film tersebut. Menurutnya, karya itu membuktikan bahwa mereka memiliki potensi dan bakat yang dapat berkembang melalui proses pembinaan.
"Film ini sangat menggambarkan proses pemasyarakatan yang bisa memengaruhi perspektif positif masyarakat luas, khususnya para insan media," ujarnya.
Kadiyono berharap Sintas dapat diikutsertakan dalam berbagai festival film agar menjangkau lebih banyak penonton. Ia juga menilai masyarakat perlu mendapatkan akses untuk menyaksikan film tersebut agar memiliki pemahaman yang lebih utuh tentang penyelenggaraan pemasyarakatan.
"Masyarakat luas juga harus bisa mengakses dan melihat film ini supaya pemasyarakatan bisa dilihat secara utuh dan masyarakat memiliki pandangan yang baik serta positif terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan," ucapnya.
Sementara itu, Reza Bukan mengatakan Sintas berangkat dari pengalaman pribadinya saat menjalani masa pembinaan sebagai warga binaan. Menurutnya, film tersebut ingin menunjukkan bahwa setiap orang yang pernah melakukan kesalahan tetap memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik.
"Film ini bukan soal manusia yang sempurna, tapi bagaimana saya yang pernah salah, pernah menjalani, dan pernah masuk dalam sebuah sistem pemasyarakatan. Sintas bukan soal instan, tapi soal perubahan hidup, tentang kesalahan, konsekuensi, dan kesempatan," kata Reza Bukan.
Ia menambahkan, pesan utama film tersebut adalah harapan selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin memperbaiki diri. "Segelap-gelap apa pun, tetap masih ada harapan selama mereka masih hidup," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....