DPRD Kenneth Klaim Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet hingga 40 Persen
- 02 Jul 2026 20:35 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth mengklaim pembangunan Flyover Latumenten di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat dapat mengurangi kemacetan hingga 40 persen.
Hal ini disampaikan Kenneth saat meninjau lokasi pembangunan bersama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung pada Kamis, 2 Juli 2026.
“Flyover Latumenten ini progresnya masih on the track, mudah-mudahan bisa selesai Desember 2026 nanti,” ujar Kenneth dalam keterangannya, Kamis.
Legislator PDI Perjuangan yang akrab disapa Bang Kent itu mengatakan pembangunan Flyover tersebut bermula dari aspirasi warga sekitar perlintasan kereta api yang selama bertahun-tahun mengalami kemacetan parah.
Kent menyampaikan, saat melalukan kunjungan kerja reses pada 2024, warga meminta dirinya memperjuangkan pembangunan flyover guna mengurai kemacetan akibat padatnya perlintasan kereta di kawasan tersebut.
“Pada 2024 lalu saya ada kunjungan kerja ke daerah sini saat reses. Warga lalu meminta dibangunkan flyover untuk mengurai kemacetan imbas perlintasan kereta yang padat,” ungkap anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu.
Karena saat itu, kata dia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum memiliki anggaran pembangunan, Kenneth pun meminta agar dilakukan kajian terlebih dahulu terhadap permasalahan lalu lintas di kawasan Latumenten.
Setelah kajian selesai, proyek Flyover Latumenten kemudian masuk tahap lelang dan mulai dikerjakan pada penghujung 2025.
“Akhirnya saya minta dibuatkan kajian terkait permasalahan ini. Setelah itu masuk ke dalam proses lelang dan sekarang sudah mulai terlihat hasilnya. Mudah-mudahan bisa selesai on time seperti yang diharapkan Pak Gubernur,” katanya.
Ia menjelaskan, Flyover Latumenten nantinya akan terintegrasi dengan berbagi moda transportasi publik, mulai dari KRL Commuter Line hingga Transjakarta.
Sebagai penunjang integrasi antarmoda, pemerintah juga akan membangun skywalk, lift, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) ramah disabilitas, serta halte Transjakarta yang terkoneksi langsung dengan kawasan sekitar.
Ia menilai, fasilitas tersebut dirancang guna memberikan kemudahan akses bagi seluruh pengguna jalan, termasuk penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, hingga masyarakat yang membawa barang maupun kereta bayi.
“Dengan adanya skywalk yang terkoneksi langsung dengan halte Transjakarta dan Stasiun KRL, masyarakat tidak perlu lagi menyeberang di tengah padatnya arus lalu lintas,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pembangunan Flyover Latumeten menggunakan anggaran sebesar Rp259 miliar.
Pramono mengatakan, hingga saat ini progres pembangunan telah mencapai 55,2 persen dan ditargetkan selesai pada 15 Desember 2026.
“Flyover Latumenten ini salah satu flyover yang paling ditunggu di Jakarta. Karena apa? Di sini kalau dilihat pagi, sore, siang kemacetannya sangat tinggi sekali,” kata Pramono.
Setelah flyover selesai dibangun, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga berencana menutup perlintasan sebidang kereta api di kawasan tersebut.
Langkah itu dilakukan untuk mengurangi kemacetan akibat buka-tutup perlintasan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Menurut Pramono, nantinya seluruh kendaraan akan diarahkan melintas melalui flyover sehingga tidak lagi bersinggungan langsung dengan jalur kereta api.
“Sehingga dengan demikian siapa pun harus naik ke atas supaya perlintasan yang sebidang kereta api ini tidak lagi terganggu dan juga menimbulkan kecelakaan seperti yang pernah terjadi di Bekasi pada waktu itu,” ucapnya.
Pramono berharap keberadaan Flyover Latumenten dapat mengurangi kemacetan secara signifikan sekaligus memperkuat integrasi transportasi publik di Jakarta Barat.
Sementara itu, Wakil Camat Grogol Petamburan, Pradana Putra, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan DPRD DKI Jakarta atas realisasi pembangunan flyover tersebut.
Menurutnya, pembangunan Flyover Latumenten merupakan salah satu aspirasi warga yang telah dinantikan selama puluhan tahun.
“Ini penantian warga puluhan tahun. Alhamdulillah terealisasikan. Terima kasih Pak Dewan dan Pak Gubernur. Semoga flyover ini bisa menjadi jawaban atas permasalahan kemacetan,” imbuhnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....