Tekan Hama Tikus, Pemkab Karanganyar Salurkan Bantuan 100 Rumah Burung Hantu

  • 02 Jul 2026 19:55 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar kegiatan rembug tani sekaligus menyerahkan ratusan bantuan sarana pengendalian hama ramah lingkungan untuk puluhan kelompok tani di wilayah setempat. Agenda strategis yang dipimpin langsung oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto ini dipusatkan di lahan Kelompok Tani Sri Sadono Mulyo, Dusun Tangkilan, Desa Bangsri, Kecamatan Karangpandan pada Kamis, 2 Juli 2026.

Langkah taktis ini difokuskan pada pemanfaatan musuh alami berupa burung hantu jenis Tyto Alba guna menekan populasi hama tikus menjelang musim kemarau. Penyaluran komoditas hayati tersebut menyasar puluhan kelompok tani yang tersebar di sepuluh wilayah kecamatan di seluruh Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Rober Christanto menegaskan para petani memiliki peran krusial sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas ketersediaan pangan di daerah. Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk terus menghadirkan program yang berpihak pada peningkatan sarana produksi serta pendampingan intensif.

"Petani adalah pahlawan pangan. Keberhasilan sektor pertanian merupakan fondasi utama dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan terus mendampingi dan memperkuat upaya petani agar hasil produksi semakin meningkat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Karanganyar Feriana Dwi Kurniawati merinci pasokan rumah serta fisik satwa predator tersebut berasal dari kolaborasi lintas instansi. Pendirian rumah burung hantu ini diharapkan mampu meminimalkan ketergantungan petani pada penggunaan pestisida kimia.

"Bantuan yang diberikan ada seratus rumah burung hantu itu dari Bank Indonesia dan empat puluh ekor burung hantu dari APBD Kabupaten Karanganyar," katanya.

Feriana menambahkan penyerahan fasilitas penunjang sektor agraria tersebut didistribusikan secara kluster pada satu lokasi pertanian yang dinilai rawan terdampak. Pihak dinas pun menjamin ketersediaan obat pembasmi hama di gudang logistik saat ini masih dalam kondisi aman.

"Bantuannya untuk enam puluh satu kelompok tani, satu Kabupaten Karanganyar ada sepuluh kecamatan," ujarnya.

Selain mengantisipasi tikus, Dispertan PP juga memperketat pengawasan terhadap ancaman hama Wereng Batang Coklat atau WBC yang luasan waspadanya mencapai ratusan hektare. Sebagai langkah konkret, pelaksanaan Gerakan Pengendalian secara massal dijadwalkan bakal digelar di Desa Pablengan, Kecamatan Matesih.

Adapun, para petani diimbau untuk menjaga kekompakan dengan menerapkan pola gerakan penanggulangan secara terpadu melalui sistem tanam serempak. Kebersihan lingkungan di sekitar areal persawahan juga wajib diperhatikan demi memutus mata rantai siklus hidup organisme pengganggu tanaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....