Serangan Hama Tikus Merajalela, Para Petani Malangjiwan Klaten Alami Kerugian

  • 19 Mei 2026 21:51 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Klaten - Para petani Desa Malangjiwan Kecamatan Kebonarum Kabupaten Klaten melakukan gerakan gropyokan tikus. Serangan hama tikus terhadap tanaman padi di Desa Malangjiwan sudah terjadi dalam satu tahun terakhir.

Kepala Desa Malangjiwan Suprianto mengatakan akibat serangan hama tikus telah merugikan bagi para petani. Kondisi serangan hama tikus juga mendapat dukungan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Klaten.

"Ini yang terlibat ada dari Dinas Pertanian.Ini terjadi sudah hampir satu tahun wabah tikus diwilayah kami," kata Kepala Desa Malangjiwan Suprianto, Selasa 19 Mei 2026.

Ia juga mengatakan gerakan pembasmian hama tikus melibatkan dari berbagai pihak, seperti para petani, Pemerintah Desa Malangjiwan dan unsur Gapoktan serta pemerintah Kecamatan Kebonarum.

Kegiatan pengasapan hama tikus dilakukan Kelompok Tani Mukti Tani areal persawahan Dukuh Bayanan Malangjiwan. Ditempat tersebut kuasan seorangan kurang lebih 20 hektar.

Didik Sulistyanto salah seorang petani setempat juga membenarkan serangan hama tikus tersebut sudah satu terakhir. Banyak petani yang mengalami kerugian bahkan gagal panen.

"Serangan tikus itu merajalela..Penenan petani menurun drastis dan bisa dikatakan tidak bisa panen. Akhirnya kami mengajukan bantuan ke Dinas pertanian Kabupaten Klaten untuk obat tikus," katanya.

Banyak petani yang hanya membawa hasil panen kurang lebih sepertiganya bahkan tidak membawa pulang. Seperti dirinya yang menggarap kurang lebih satu hektar bisa menghasilkan sekitar 45 juta rupiah, namun dengan adanya serangan tikus tersebut hanya laku kurang lebih sepuluh juta rupiah. Adam Sutanto

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....