Bupati Parigi Moutong Perjuangkan Kuliah Gratis bagi Anak Nelayan ke KKP
- 03 Jul 2026 10:38 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor kelautan dan perikanan. Upaya tersebut dilakukan melalui audiensi Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Jakarta, Rabu 1 Juli 2026.
Dalam pertemuan itu, Bupati Erwin Burase didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan serta Kepala Bappelitbangda. Audiensi membahas sejumlah program strategis, termasuk peningkatan kapasitas pelaku usaha perikanan dan peluang pendidikan vokasi bagi anak-anak nelayan.
Bupati Erwin mengatakan pemerintah daerah harus aktif membangun komunikasi dengan pemerintah pusat agar berbagai program nasional dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Di tengah efisiensi anggaran, pemerintah daerah tidak boleh hanya menunggu. Kita harus aktif menjemput program pemerintah pusat agar pembangunan tetap berjalan dan masyarakat tetap merasakan manfaatnya. Karena itu, saya datang langsung untuk memperjuangkan peningkatan kualitas SDM pelaku usaha perikanan di Parigi Moutong," ujar Erwin Burase.
Salah satu hasil audiensi tersebut adalah terbukanya peluang bagi anak-anak pelaku utama perikanan, termasuk anak nelayan dan pembudidaya ikan asal Parigi Moutong, untuk menempuh pendidikan jenjang Diploma III dan Diploma IV di Politeknik Kelautan dan Perikanan milik KKP secara gratis.
Program tersebut mencakup pembiayaan uang kuliah, penyediaan asrama, seragam, hingga biaya makan selama masa pendidikan. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong akan memfasilitasi pelaksanaan proses seleksi di daerah, termasuk tes akademik dan pemeriksaan kesehatan.
Peserta yang lolos seleksi nantinya akan menempuh pendidikan di Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) Jakarta, Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone, Sulawesi Selatan, atau Politeknik Kelautan dan Perikanan Bitung, Sulawesi Utara.
Menurut Erwin, program tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia yang kompeten di sektor kelautan dan perikanan sekaligus memperkuat perekonomian daerah.
"Harapan kita, ketika anak-anak nelayan ini lulus, mereka tidak hanya siap bekerja sebagai tenaga profesional, tetapi juga mampu menjadi wirausaha muda yang mengelola potensi kelautan menjadi produk berdaya saing dan bernilai ekonomi tinggi," katanya.
BPPSDM KKP menyambut baik usulan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dan menyatakan kesiapan membangun kerja sama dalam berbagai program pengembangan sumber daya manusia, mulai dari pendidikan vokasi, pelatihan, sertifikasi kompetensi, hingga peningkatan kapasitas penyuluh perikanan.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap semakin banyak generasi muda dari keluarga nelayan yang memperoleh akses pendidikan tinggi sekaligus memperkuat pembangunan sektor kelautan dan perikanan di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....