Polda Malut Tepis Informasi Intervensi di Penerimaan Taruna AKPOL

  • 02 Jul 2026 14:46 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sofifi - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) secara tegas menyatakan seleksi taruna Akademi Kepolisian (AKPOL) Panitia Daerah (Panda) Polda Maluku Utara bebas dari intervensi dan berjalan secara transparan.

Bahkan, seleksi Tamtama, Bintara hingga AKPOL dilaksanakan secara ketat melibatkan tim pengawas dari internal maupun eksternal dengan mengedepankan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH).

Lima orang taruna/Taruni yang dinyatakan lulus di tingkat daerah tersebut masing-masing adalah, Nuntius Toradian B. Manek, perwakilan Polres Halmahera Utara sementara Helbeth Pube, Muhammad Ridho Padma Ramadhani, Eka Putri Qamariah Bakari dan Piere Gracias Israel Lekatompessy, merupakan perwakilan Polres Ternate.

Karo SDM Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Ali Wardana saat dikonfirmasi rri.co.id, Kamis, 2 Juli 2026 menyatakan, tahapan seleksi tingkat daerah sudah selesai dan lima orang dinyatakan lulus tersebut akan mengikuti seleksi tingkat pusat.

“Jadi yang lulus itu empat Laki-Laki dan satu wanita," ujar Ali Wardana. Kombes Ali mengakui, seleksi awal tingkat daerah di Polda Maluku Utara, tercatat ada 60 peserta, terdiri dari 52 pria dan 8 wanita.

“Setiap tahapan seleksi diawasi secara ketat dengan mengedepankan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Sehingga seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan masing-masing,” ujarnya.

Kepada lima peserta yang akan mengikuti seleksi tingkat pusat diminta agar tetap fokus dan menjaga kesehatan sehingga seleksi yang dilakukan berjalan sesuai dengan harapan.‎

"Lima orang yang lolos bakal berangkat hari ini. Jadi harapannya, lima orang dari Polda Maluku Utara ini bisa lulus juga di tingkat pusat,” ucapnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....