Wabup HSU: Pelatihan Vokasi Jadi Jembatan Siapkan Tenaga Kerja Kompeten

  • 02 Jul 2026 07:52 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Amuntai - Wakil Bupati HSU, Hero Setiawan, menyatakan pelatihan vokasi bagi pencari kerja merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas SDM, serta mengatasi kesenjangan antara keahlian pencari kerja dengan kebutuhan dunia industri. Program tersebut diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang siap bersaing di dunia kerja.

Hal itu disampaikan wabup, saat membuka Pelatihan Vokasi Bagi Pencari Kerja Angkatan II Tahun Anggaran 2026 bertempat di Aula Agung Setda HSU, Rabu, 1 Juni 2026. Kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta yang telah lolos seleksi sesuai bidang kejuruan masing-masing.

"Sering kali kesempatan kerja tersedia, namun tidak dapat terisi karena adanya kesenjangan kompetensi. Oleh sebab itu, keberadaan BLK Amuntai sangat strategis sebagai jembatan dalam menyiapkan tenaga kerja yang profesional, produktif, dan siap bersaing," ujar wabup.

Wabup mengimbau, agar para peserta memanfaatkan momentum pelatihan dengan serius dan disiplin. Menurutnya, kesungguhan dalam mengikuti pelatihan akan menjadi modal penting untuk meraih peluang kerja.

Ia mengingatkan, di era digital, dunia kerja tidak hanya menilai keahlian teknis, tetapi juga integritas, kemampuan komunikasi, dan etos kerja. Karena itu, peserta diminta terus mengembangkan kemampuan diri agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

"Ingatlah bahwa sertifikat hanyalah bukti telah mengikuti pelatihan, tetapi kompetensi adalah bekal yang akan menentukan masa depan Saudara," ucapnya.

Program yang didanai melalui APBD itu diselenggarakan oleh UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Amuntai untuk mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap pakai. Pelatihan ini juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran di Hulu Sungai Utara.

Kepala BLK HSU, A. Humaidi, mengatakan bahwa pelatihan berbasis kompetensi ini diikuti oleh 80 peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi. Tujuannya adalah memperluas peluang kerja sekaligus menumbuhkan jiwa wirausaha baru di masyarakat.

Untuk menjangkau sasaran yang lebih luas, pelatihan kali ini disebar ke beberapa titik kejuruan, yaitu: Di BLK Amuntai: Pengelola Administrasi Perkantoran dan Teknisi AC Residential. Di Area Desa: Pembuatan Roti dan Kue (Desa Simpang Tiga), Menjahit Pakaian (Desa Teluk Cati), serta Instalasi Listrik (Desa Pakacangan).

Selama pelatihan berlangsung, seluruh peserta mendapatkan fasilitas lengkap secara gratis, mulai dari modul, ATK, bahan praktik, hingga jaminan keselamatan berupa Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Fasilitas tersebut diberikan untuk mendukung proses belajar sehingga peserta dapat mengikuti pelatihan secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....