Pascakebakaran di Sungai Lulut, Korban Terdampak Amankan Barang yang Tersisa
- 02 Jul 2026 00:17 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjar - Sejumlah korban terdampak kebakaran di Jalan Martapura Lama Kilometer 8, Sungai Lulut, Kabupaten Banjar, mulai mengamankan barang-barang yang tersisa pada Rabu sore, 1 Juli 2026. Pantauan di lapangan menunjukkan para pemilik toko masih berada di lokasi reruntuhan pasca kebakaran yang menghanguskan lima unit tempat usaha tersebut.
Salah seorang anak pemilik toko, Raihan, tampak sibuk mengumpulkan sisa-sisa besi dan aluminium dari puing bangunan. Ia mengungkapkan seluruh bangunan beserta isinya ludes terbakar dalam peristiwa tersebut.
"Ini toko abah (bapak) saya jualan aluminium habis semua. Tidak ada yang bisa diselamatkan," ujarnya kepada RRI di lokasi kejadian.
Raihan menjelaskan sisa-sisa logam yang ia kumpulkan tersebut rencananya akan dijual kembali ke pengepul. Hal itu terpaksa dilakukan karena seluruh barang berharga lainnya telah habis dilahap si jago merah.
"Paling kita jual besi-besinya ini. Itu saja yang bisa dilakukan," ucapnya menambahkan.
Kondisi serupa juga dialami Juwaini, pemilik usaha pangkas rambut yang memperkirakan total kerugian materiilnya mencapai Rp30 juta. Dirinya mengaku hanya sempat menyelamatkan diri tanpa sempat membawa keluar barang berharga dari dalam toko.
"Cuma pakai celana dan sendal saja. Semuanya di dalam toko itu habis terbakar," kata Juwaini.
Kebakaran yang terjadi pada Rabu siang sekitar pukul 13.00 Wita tersebut menghanguskan lima jenis toko yang berbeda. Kelima bangunan yang terdampak meliputi toko aluminium, tempat cukur rambut, toko kelontong, toko elektronik, dan toko perlengkapan hewan (petshop).
Selain kerugian materi, musibah ini mengakibatkan seorang warga harus dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka bakar saat mencoba memadamkan api. Sementara itu, penyebab kebakaran diduga berasal dari mesin genset salah satu toko yang dinyalakan saat pemadaman listrik berlangsung.
Hingga Rabu sore, lokasi kejadian masih dipadati oleh warga sekitar yang melihat situasi pasca kebakaran. Pihak kepolisian juga telah memasang garis polisi di sekitar area untuk kepentingan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....