Hampir Rampung, Progres Sekolah Rakyat Capai 80 Persen di Sulsel
- 01 Jul 2026 18:50 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan mencatat progres pembangunan Sekolah Rakyat, telah mencapai 80 persen. Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan mengatakan walaupun ada sejumlah sekolah yang berpotensi diperpanjang karena pembangunanya belum mencapai target.
"Alhamdulillah progres Sekolah Rakyat pembangunannya menunjukkan trend positif hingga akhir Juni bisa mencapai target dan harapan dari Pemerintah," kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulsel, Abd Malik Faisal, Rabu 1 Juli 2026
Malik Faisal mengungkapkan ada sejumlah pembangunan Sekolah Rakyat yang belum selesai sehingga memiliki potensi addendum karena belum selesai dari target yang diberikan. Tapi semua terlaksana sesuai dengan perencanaan dan sebagian sekolah yang telah rampung akan masuk di tahap pemeliharaan, sesuai target selesai di akhir Juni kemarin.
" Sebagian besar itu alhamdulillah, sudah masuk ke tahap selanjutnya untuk pemeliharaan, dan mungkin akan diagendakan untuk penyerahan dari Kementerian Pekerjaan Umum ke Kementerian Sosial," Kata Malik.
Malik Faisal menambahkan, jika bangunan ini direncanakan bangunan ini bisa digunakan, sebelum masuk tahun ajara baru yang rencananya dilaksanakan pada Juli ini. Adapun progres Sekolah Rakyart per 16 juni lalu yang mencapai 80 persen yaitu dari Kabupaten Soppeng 80,24 persen, Wajo 84,30 persen, Barru 86,99 persen, Sidrap 88,00 persen, Bone 83,108 persen, Sinjai 83,982 persen, Takalar 83,994 persen, serta Makassar 84,977 persen sedangan untuk Tanah Toraja 74,55 persen.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulsel menargetkan seluruh pembangunan Sekolah Rakyat tersebut selesai sesuai jadwal sehingga dapat digunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027. "Akhir Juni kontraknya yang terakhir , Juli akan dilakukan penyerahan, pembersihan, kemudian insyaallah tahun ajaran baru 2026-2027 bulan Agustus sudah jalan," terang Malik.
Lanjut Malik Faisal, pihaknya yakin target penyelesaian dapat tercapai karena sebagian besar pekerjaan konstruksi utama telah rampung. Saat ini pengerjaan lebih banyak difokuskan pada tahap penyelesaian akhir atau finishing. (*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....