Minim Sosialisasi, Sejumlah Warga Makassar Belum Terapkan Pemilahan Sampah
- 01 Jul 2026 15:47 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar- Seorang warga Makassar, Ati, mengaku hingga kini belum menerapkan pemilahan sampah rumah tangga. Menurutnya, selain belum ada arahan dari lingkungan tempat tinggalnya, belum tersedianya fasilitas pendukung juga menjadi salah satu alasan masyarakat masih membuang seluruh jenis sampah dalam satu tempat.
"Sejauh ini belum ada arahan dari RT atau dari siapa pun untuk memilah sampah. Saya juga belum melakukan pemilahan, padahal sebenarnya saya tahu perbedaan sampah organik dan nonorganik. Namun, sebagai ibu rumah tangga, kadang terasa ribet kalau harus dipilah lagi, sehingga akhirnya semua sampah disatukan saja," ujar Ati.
Ati menambahkan, di lingkungannya belum pernah ada sosialisasi mengenai pentingnya pemilahan sampah maupun penyediaan tempat sampah terpisah. Meski demikian, ia menyatakan siap menerapkan kebiasaan tersebut apabila pemerintah atau pengurus lingkungan memberikan edukasi dan menyediakan fasilitas yang memadai.
"Kalau sudah ada sosialisasi dan disiapkan tempat sampah yang berbeda, pasti saya jalankan. Selama ini karena belum ada sosialisasi dan belum tersedia tempat sampah yang terpisah, jadi semua sampah saya satukan sebelum dibuang ke pengangkut sampah," katanya.
Sedangkan warga Makassar lainnya, Nina mengaku sudah menerapkan perilaku pemilahan sampah dari rumah dengan menyiapkan fasilitas secara mandiri yakni embar sebanyak dua buah. Dikatakan sejauh ini belum ada sosialisasi dari pemerintah setempat seperti RT namun Nina menyebut sudah menerapkan program tersebut jauh sebelum adanya imbauan dan sosialisasi dari pemerintah.
"Kurang tau juga apakah Pak RT ke rumah atau tidak karena saya jarang di rumah. Cuma kalau pemilahan sampah itu sudah saya lakukan,"tutur Nina.
Sementara itu, Ketua RT 4 RW 1 Kelurahan Kassi-Kassi, Nur Rachmat, mengatakan pengelolaan sampah di lingkungannya terus ditingkatkan, terutama dalam penerapan pemilahan sampah sejak dari rumah. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi secara rutin kepada warga mengenai pentingnya memilah sampah organik, nonorganik, hingga residu sebagai langkah awal menciptakan lingkungan yang bersih dan pengelolaan sampah yang lebih baik.
"Saat ini pengelolaan sampah di RT 4 RW 1 terus kami tingkatkan, khususnya dalam hal pemilahan sampah sejak dari rumah. Kami secara aktif menyosialisasikan kepada warga pentingnya memilah sampah organik, nonorganik, sampai residu. Sosialisasi dilakukan baik melalui pertemuan langsung maupun lewat grup WhatsApp RT," ujar Nur Rachmat.
Meski demikian, ia mengakui belum seluruh warga menerapkan pemilahan sampah secara konsisten karena mengubah kebiasaan membutuhkan waktu. Namun, menurutnya, kesadaran masyarakat terus mengalami peningkatan. "Secara bertahap masyarakat mulai memahami bahwa pemilahan sampah penting untuk menjaga lingkungan tetap bersih sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik. Kami akan terus memberikan sosialisasi dan membangun kesadaran warga agar budaya memilah sampah menjadi kebiasaan yang dilakukan setiap hari," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....