Dua Sapi Warga Subaim Diduga Dicuri dan Disembelih, Polisi Selidiki

  • 30 Jun 2026 18:10 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Haltim- Aksi dugaan pencurian ternak kembali terjadi di wilayah Subaim, Kabupaten Halmahera Timur, pada Selasa 30 Juni 2026 pagi. Dua ekor sapi milik warga Desa Cemara Jaya ditemukan telah disembelih dengan sebagian besar dagingnya dibawa pelaku.

Peristiwa tersebut diduga terjadi pada malam hari saat sebagian warga sedang menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026. Kasus itu baru diketahui keesokan paginya setelah warga mendatangi lokasi dan menemukan bangkai sapi dalam kondisi mengenaskan.

Di lokasi kejadian, warga hanya menemukan sisa organ dalam berupa usus dan lambung yang ditinggalkan pelaku. Sementara daging beserta bagian tubuh lainnya diduga telah dibawa kabur menggunakan kendaraan oleh pelaku.

Salah seorang warga Desa Cemara Jaya, Ari, mengatakan dua sapi yang menjadi korban merupakan milik Acim dan Solikin. Warga mengetahui kejadian tersebut setelah mendatangi lokasi tempat ternak biasa digembalakan pada pagi hari.

"Yang ditemukan hanya usus dan lambung. Ada dua ekor sapi yang hilang, masing-masing milik Pak Acim dan Pak Solikin," kata Ari. Ari juga mengaku warga sempat melihat sebuah mobil Toyota Hilux berwarna hitam melintas beberapa kali di wilayah Desa Sidomulyo. Namun hingga kini belum dipastikan apakah kendaraan tersebut memiliki kaitan dengan dugaan pencurian ternak yang sedang diselidiki.

"Setelah mobil itu tidak terlihat lagi, keesokan paginya warga menemukan dua ekor sapi sudah disembelih. Yang tersisa di lokasi hanya usus dan lambung," ujarnya. Menurut Ari, kasus pencurian ternak sebelumnya juga pernah terjadi di kawasan Subaim, termasuk di Desa Toboino beberapa waktu lalu. Warga menduga pelakunya merupakan kelompok yang sama, meski dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Ia menilai pelaku kemungkinan memanfaatkan situasi ketika banyak warga begadang menyaksikan pertandingan Piala Dunia sehingga pengawasan ternak berkurang. Kondisi tersebut diduga memberi kesempatan bagi pelaku untuk menjalankan aksinya tanpa diketahui oleh warga sekitar.

"Di momen Piala Dunia ini kita terlalu fokus menonton bola hingga lupa dengan keadaan sekitar. Di sisi lain, para pencuri memanfaatkan kesempatan itu untuk beraksi," ucapnya.

Warga berharap aparat kepolisian segera mengusut kasus tersebut sekaligus meningkatkan patroli di wilayah yang rawan terjadi pencurian ternak. Masyarakat juga diimbau lebih waspada dan memperketat pengawasan terhadap hewan ternak, terutama pada malam hingga dini hari.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum memberikan keterangan resmi mengenai peristiwa tersebut. Polisi juga belum memastikan identitas pelaku maupun dugaan keterlibatan kendaraan yang disebutkan oleh warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....