Muharram Momentum Perkuat Filantropi untuk Pendidikan
- 30 Jun 2026 20:06 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purbalingga - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed mengajak umat Islam menjadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat filantropi Islam guna memajukan pendidikan dan mempererat persatuan umat. Ajakan tersebut disampaikannya saat Tabligh Akbar bertema "Muharram sebagai Muhasabah dan Persatuan Umat" di Lapangan Krida Utama, Desa Limbangan, Kecamatan Kutasari, Sabtu (27/6/2026).
Kegiatan yang dihadiri ribuan jamaah keluarga besar Persyarikatan Muhammadiyah Kabupaten Purbalingga itu turut dihadiri Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif, jajaran Forkopimda, serta sejumlah tokoh masyarakat. Dalam tausiyahnya, Abdul Mu'ti menegaskan bahwa kekuatan umat tidak hanya dibangun melalui ibadah ritual, tetapi juga melalui kepedulian sosial.
Ia menjelaskan, filantropi Islam dapat diwujudkan melalui zakat, infak, sedekah, wakaf, hibah, maupun hadiah yang diberikan atas dasar keimanan. "Untuk menjadi umat yang kuat yaitu melaksanakan filantropi Islam, berupa sedekah, zakat, infak, wakaf, hibah, dan hadiah. Semua diberikan kepada manusia karena iman," ujarnya.
Menurut Abdul Mu'ti, dana filantropi harus dikelola secara amanah dan produktif agar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. "Hasil filantropi dikelola dengan amanah, jangan disalahgunakan. Gunakan untuk hal yang produktif, misalnya pendidikan. Mencerdaskan umat adalah amal jariyah yang pahalanya terus mengalir," katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya mengamalkan ilmu pengetahuan demi kemaslahatan bersama. Menurutnya, ilmu yang dibagikan kepada orang lain akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.
Selain itu, Abdul Mu'ti mengajak masyarakat menjadikan Muharram sebagai momentum muhasabah atau introspeksi diri. "Lihatlah ke dalam diri sendiri sebelum menghakimi orang lain. Kadang Allah menguji kita bukan hanya dengan kesulitan, tetapi juga dengan keberhasilan. Jangan sampai keberhasilan justru melahirkan kesombongan," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu'ti juga menyampaikan komitmen pemerintah meningkatkan mutu pendidikan nasional melalui program revitalisasi sekolah. Pada 2025, sebanyak 16.697 sekolah telah direvitalisasi, sedangkan pada 2026 direncanakan revitalisasi 11.744 sekolah dan penambahan sekitar 60 ribu sekolah lainnya di seluruh Indonesia.
Sementara itu, Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial. "Kalau Purbalingga ingin maju, Muhammadiyah memiliki peranan yang sentral dan sangat penting bagi daerah ini," kata Fahmi.
Bupati Fahmi juga menyambut baik rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kabupaten Purbalingga dengan nilai investasi sekitar Rp250 miliar. Tabligh Akbar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tersebut ditutup dengan pengundian tiga hadiah umrah bagi jamaah, termasuk satu hadiah yang disumbangkan langsung oleh Prof. Abdul Mu'ti sebagai bentuk syiar semangat berbagi kepada masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....