KONI Jombang Susun Prioritas Penggunaan Dana Hibah 2026

  • 30 Jun 2026 15:39 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jombang mulai menyusun skala prioritas penggunaan dana hibah tahun 2026 menyusul alokasi anggaran yang diterima lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Langkah tersebut dilakukan agar pembinaan atlet dan program cabang olahraga tetap berjalan meski dengan keterbatasan anggaran.

Pada 2026, KONI Jombang menerima dana hibah sebesar Rp2,1 miliar atau menurun dari pagu tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,25 miliar. Dengan kondisi tersebut, distribusi anggaran akan difokuskan pada program pembinaan cabang olahraga yang telah memenuhi persyaratan administrasi, sekaligus mempertimbangkan capaian prestasi masing-masing.

Ketua KONI Jombang, Sumarsono, mengatakan dana hibah yang tersedia belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan pembinaan atlet. Menurutnya, biaya untuk mengikuti berbagai kejuaraan, khususnya di luar daerah, membutuhkan anggaran yang cukup besar sehingga penggunaan dana harus dilakukan secara selektif.

"Kami akan memanfaatkan anggaran yang ada seefektif mungkin. Memang jumlahnya belum ideal jika dibandingkan dengan kebutuhan pembinaan atlet, apalagi ketika cabang olahraga harus mengikuti kejuaraan di luar daerah yang memerlukan biaya cukup besar," ujarnya, Selasa, 30 Juni 2026.

Ia menjelaskan, setiap cabang olahraga anggota KONI yang memenuhi ketentuan akan memperoleh pagu dasar sebesar Rp17.500.000. Sementara itu, cabang olahraga yang kepengurusannya belum genap dua tahun hanya menerima separuh dari nilai pagu tersebut. Selain alokasi dasar, KONI juga tetap memberikan tambahan dana pembinaan berdasarkan prestasi yang diraih pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025.

"Pembagian anggaran tidak hanya didasarkan pada pagu dasar, tetapi juga memperhitungkan prestasi. Cabang olahraga yang berhasil meraih medali di Porprov akan memperoleh tambahan dana pembinaan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan prestasi," katanya.

Hingga saat ini, delapan cabang olahraga telah mengajukan proposal pencairan dana hibah kepada KONI Jombang, yakni angkat berat, biliar, catur, kick boxing, panahan, PSSI, pickleball, dan PODSI. KONI berharap dukungan anggaran yang tersedia tetap dapat menjaga keberlangsungan pembinaan atlet, sembari menunggu peluang tambahan anggaran melalui Perubahan APBD untuk mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) tanpa mengurangi fokus pembinaan olahraga prestasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....