Dana Hibah KONI Jadi Angin Segar bagi Pembinaan Atlet Jombang
- 18 Jun 2026 20:29 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang – Pencairan dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jombang menjadi angin segar bagi keberlangsungan pembinaan atlet di daerah. Setelah sempat menunggu lebih lama dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, anggaran pembinaan untuk 48 cabang olahraga akhirnya mulai disalurkan sehingga program latihan dan persiapan menghadapi berbagai kompetisi dapat kembali berjalan sesuai rencana.
Ketua KONI Jombang, Sumarsono, mengatakan kepastian pencairan dana hibah baru diterima pada bulan Juni sehingga rapat kerja bersama seluruh pengurus cabang olahraga baru dapat dilaksanakan. Menurutnya, forum tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menyampaikan besaran alokasi dana yang akan diterima masing-masing cabang olahraga.
"Setelah dana hibah dipastikan masuk ke rekening KONI, kami langsung menggelar rapat kerja agar seluruh cabang olahraga memperoleh kepastian mengenai alokasi pembinaan yang akan mereka terima," ujar Sumarsono, Kamis, 18 Juni 2026.
Ia menjelaskan, setiap cabang olahraga yang telah memenuhi persyaratan sebagai anggota KONI memperoleh pagu dasar pembinaan sebesar Rp17.500.00. Sementara bagi cabang olahraga yang usia kepengurusannya belum mencapai dua tahun, alokasi yang diterima disesuaikan menjadi 50 persen dari pagu dasar tersebut.
Selain anggaran dasar, KONI juga menerapkan skema tambahan dana berbasis prestasi. Cabang olahraga yang berhasil menyumbangkan medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur akan memperoleh tambahan anggaran sebagai bentuk penghargaan terhadap pencapaian atlet dan pelatih.
"Prestasi tetap menjadi dasar pemberian insentif tambahan. Cabang olahraga yang meraih medali emas memperoleh tambahan Rp10.000.000, medali perak Rp5.000.000, dan medali perunggu Rp2.000.000 sebagai dukungan terhadap pembinaan yang telah dilakukan," jelasnya.
Sumarsono menambahkan, KONI juga memberikan perhatian khusus kepada cabang olahraga yang memiliki jumlah atlet dan basis pembinaan cukup besar di Jombang, seperti sepak bola, bola voli, dan drumband. Ketiga cabang olahraga tersebut mendapatkan penyesuaian dukungan pembinaan sesuai kebutuhan masing-masing. Selain itu, dana pembinaan sebesar Rp20.000.000 juga dialokasikan bagi cabang olahraga fungsional Perwosoi.
Ia berharap dana hibah yang mulai disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet, memperkuat program latihan, serta mendukung persiapan menghadapi agenda kejuaraan di tingkat regional maupun nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....