Kaliwungu Perkuat Ekonomi Sirkular lewat Pengolahan Sampah

  • 30 Jun 2026 14:57 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang – Kelurahan Kaliwungu, Kabupaten Jombang, terus mengembangkan konsep ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah plastik berbasis masyarakat. Penguatan tersebut dilakukan dengan menghadirkan fasilitas pengolahan sampah yang memungkinkan limbah plastik diolah menjadi produk bernilai ekonomi, sehingga tidak lagi berhenti sebagai sampah yang berakhir di tempat pembuangan.

Untuk mendukung upaya tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang memberikan bantuan berupa mesin pencacah plastik (shredder) serta mesin injeksi plastik lengkap dengan alat cetaknya.

Mesin pencacah ditempatkan di kawasan ProKlim Lestari RW 003 sebagai pusat pengolahan sampah plastik dari unit-unit bank sampah, sedangkan mesin injeksi digunakan di Bank Sampah Induk Kaliwungu untuk mengolah cacahan plastik menjadi berbagai produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

Perwakilan Kawasan ProKlim Lestari RW 003, Murniatin Sunarto, mengatakan bantuan tersebut menjadi dorongan penting bagi warga untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sampah. Menurutnya, selama ini keterbatasan peralatan membuat potensi ekonomi dari sampah plastik belum dapat dimanfaatkan secara maksimal.

"Kami sangat mengapresiasi bantuan ini karena memang menjadi kebutuhan warga. Sebelumnya sampah plastik hanya kami kumpulkan lalu dijual apa adanya dengan nilai yang terbatas. Sekarang kami memiliki kesempatan mengolahnya menjadi produk yang lebih bernilai. Dampaknya bukan hanya bagi lingkungan, tetapi juga bisa menambah pemasukan bagi bank sampah dan masyarakat," ujarnya, Selasa, 30 Juni 2026.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, menilai penerapan ekonomi sirkular harus dimulai dari kebiasaan memilah sampah di tingkat rumah tangga dan diperkuat dengan dukungan teknologi pengolahan.

"Sampah memiliki nilai jika dikelola dengan baik. Karena itu kami berharap fasilitas yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan produk yang bermanfaat sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat. Kaliwungu diharapkan terus menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun lingkungan yang bersih, produktif, dan berkelanjutan," katanya.

Selain menerima bantuan peralatan, pengelola bank sampah dan warga juga mendapatkan pelatihan mengenai pengoperasian mesin serta pengelolaan usaha daur ulang. Melalui langkah tersebut, pengembangan ekonomi sirkular di Kelurahan Kaliwungu diharapkan mampu menciptakan nilai tambah dari sampah plastik sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....