Pasca Gempa Sigi, UNTAD Peduli Salurkan Bantuan Logistik dan Medis

  • 30 Jun 2026 15:16 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Sigi - Universitas Tadulako (UNTAD) melalui program UNTAD Peduli menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Sigi, Minggu 28 Juni 2026. Penyaluran bantuan dilakukan dengan melibatkan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni sebagai wujud nyata solidaritas atas gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa 16 Juni 2026 lalu.

Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Universitas Tadulako, Prof. Dr. M. Rusydi H., M.Si., selaku Ketua Tim menyampaikan bahwa kesiapan seluruh unsur pelaksana di lapangan telah dimatangkan. Manajemen logistik, koordinasi lapangan, hingga pendataan kebutuhan masyarakat terdampak dilaksanakan guna menjamin kelancaran distribusi.

"Kami berharap seluruh bantuan yang dihimpun dari keluarga besar UNTAD dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Universitas Tadulako, Drs. Samsumarlin, M.Si., menjelaskan bahwa gerakan UNTAD Peduli diinisiasi oleh Rektor dengan mengajak seluruh keluarga besar UNTAD untuk berpartisipasi dalam penggalangan donasi bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Sigi. Dukungan yang terkumpul kemudian diwujudkan dalam bentuk bantuan logistik yang disalurkan secara bertahap sesuai hasil asesmen di lapangan.

“Tim UNTAD yang dikoordinir oleh Kepala Pusat Studi Mitigasi Bencana, Dr. Rustan Effendi, M.Si. sebelumnya telah tiba di lokasi untuk berkoordinasi dengan BPBD Sulteng dan melakukan pendataan terhadap kebutuhan dasar serta jumlah warga yang membutuhkan bantuan,” ujar Samsumarlin.

Pada penyaluran gelombang pertama, UNTAD Peduli telah mendistribusikan sekitar 250 paket bantuan yang berisi berbagai kebutuhan pokok kepada masyarakat di sejumlah desa terdampak di Kecamatan Palolo. Adapun pada tahap penyaluran kedua, bantuan kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, dengan jumlah pasokan paket yag sama.

Selain penyediaan logistik kebutuhan dasar harian, UNTAD juga mengirimkan tim relawan yang melibatkan tenaga medis yang terdiri atas dokter, perawat, serta mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan untuk memberikan pendampingan, pelayanan sekaligus membantu proses distribusi bantuan hingga ke tingkat desa dan dusun. Langkah tersebut antaranya melalui Tim Bantuan Medis (TBM) AXIS Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako serta Unit Kegiatan Mahasiswa lainnya.

"Dukungan kemanusiaan ini penting secara berkelanjutan agar kehadiran universitas dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak," tutur Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng dalam keterangannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....