Harga Pakan Ternak Naik, Produksi Telur Ayam Terancam Menurun

  • 30 Jun 2026 10:53 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Kenaikan harga pakan ternak di tengah melemahnya harga telur ayam dinilai berpotensi menurunkan produksi telur nasional. Hal itu diungkapkan Ketua Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K) Jawa Tengah, Abdun Mufid, dalam wawancara bersama RRI Pro 1 Semarang, Selasa, 30 Juni 2026.

Mufid mengatakan harga pakan berada di luar kendali peternak karena diproduksi oleh perusahaan pakan. Menurutnya, kenaikan biaya produksi di industri pakan dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi global.

"Harga pakan itu mengalami kenaikan dan memang berada di luar kendali peternak. Pakan diproduksi oleh pabrikan, sehingga ketika biaya produksi mereka naik akibat kondisi ekonomi global, dampaknya langsung dirasakan peternak," katanya.

Ia menjelaskan, jika kondisi tersebut terus berlangsung, banyak peternak berpotensi mengurangi populasi ternak. Hal itu juga dapat menghentikan usaha para peternak secara sementara karena mereka tidak mampu menutup biaya produksi yang terus meningkat.

"Kalau sudah sampai pada titik ekstrem, peternak bisa berhenti produksi. Ketika produksi menurun, pasokan telur ke pasar ikut berkurang dan pada akhirnya harga di tingkat konsumen bisa meningkat," ujarnya.

Meski harga telur berpotensi naik akibat berkurangnya pasokan, Abdun menilai kondisi tersebut belum tentu meningkatkan kesejahteraan peternak. Kenaikan pendapatan dari penjualan telur masih harus digunakan untuk menutup biaya pakan dan kebutuhan produksi lainnya.

Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah mengambil langkah untuk menekan biaya produksi peternak, antara lain melalui subsidi maupun kemudahan akses terhadap sarana produksi dengan harga yang lebih terjangkau. "Pemerintah perlu mendorong agar biaya produksi bisa ditekan, misalnya melalui subsidi atau bantuan akses bagi peternak sehingga biaya produksi lebih seimbang dengan harga jual telur," katanya.

Selain dukungan pemerintah, Abdun juga mengajak peternak membangun kemandirian dalam penyediaan pakan dengan membentuk kelompok atau asosiasi. Menurutnya, pembelian bahan baku langsung dari petani dan produksi pakan secara mandiri dapat menekan biaya, sehingga keberlangsungan usaha peternak tetap terjaga dan pasokan telur bagi masyarakat tetap aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....