STIKMAH Tobelo Buka Penerimaan Mahasiswa Baru

  • 30 Jun 2026 10:10 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Tobelo– Sekolah Tinggi Kesehatan Makariwo Halmahera (STIKMAH) Tobelo resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun Ajaran 2026/2027. Kampus yang telah terakreditasi baik ini memiliki sejumlah program studi, Selasa 30 Juni 2026.

Program studi terdiri dari D3 Farmasi, D3 Kebidanan, S1 Kebidanan, S1 Keperawatan, Profesi Bidan dan Profesi Ners. Penerimaan mahasiswa baru dilaksanakan dalam empat gelombang. Gelombang I berlangsung pada Februari-Maret, gelombang II Mei-Juni, gelombang III Juli-Agustus dan Gelombang IV pada September 2026.

Ketua Yayasan Medika Mandiri, Henderina Maengkom saat bersama mahasiswa STIKMAH Tobelo.

Ketua Yayasan Medika Mandiri, Henderina Maengkom, mengatakan calon mahasiswa juga berkesempatan memperoleh berbagai program beasiswa, baik dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara, KIP Kuliah, maupun beasiswa dari Yayasan.

Program tersebut diharapkan dapat membantu putra-putri daerah yang memiliki keterbatasan ekonomi agar tetap dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang diploma maupun sarjana.

"Pada tahun ajaran 2026/2027 ini, STIKMAH memasuki usia ke-21 sejak berdiri pada 2006. Lulusan kami telah tersebar di berbagai wilayah di Maluku Utara maupun luar daerah seperti Manado, Papua, dan daerah lainnya. Banyak alumni yang telah bekerja di instansi kesehatan, termasuk Dinas Kesehatan di Halmahera Utara dan daerah sekitarnya," ujar Henderina.

Ia menjelaskan, Program Studi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan yang telah beroperasi selama dua tahun merupakan program studi pertama di wilayah Maluku dan Maluku Utara. Kehadiran program tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan tenaga bidan profesional di kawasan timur Indonesia.

"Ke depan, kami juga berencana membuka program studi baru di bidang kesehatan, seperti Profesi Apoteker dan program lainnya, menyesuaikan kebutuhan tenaga kesehatan di daerah," katanya.

Ia berharap penerimaan mahasiswa baru tahun ini dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Maluku Utara untuk menempuh pendidikan di bidang kesehatan dan menjadi tenaga profesional di bidang farmasi, kebidanan, maupun keperawatan.

Menurutnya, prospek kerja lulusan kesehatan masih sangat terbuka karena kebutuhan tenaga kesehatan terus meningkat di berbagai daerah. Kehadiran lulusan STIKMAH diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan derajat kesehatan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....