Domisili SPMB SMPN Pekanbaru 2026 Overkuota, Jalur Prestasi Minim Peminat

  • 30 Jun 2026 10:31 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP Negeri di Kota Pekanbaru tahun 2026 menunjukkan pola distribusi pendaftar yang tidak merata antarjalur seleksi. Jalur domisili menjadi sorotan utama karena mencatat jumlah pendaftar yang melampaui daya tampung, sementara sejumlah jalur lain justru kekurangan peminat secara signifikan.

Berdasarkan data resmi SPMB hingga Sabtu (27/6/2026), jalur domisili mencatat 8.301 pendaftar dari total kuota sekitar 7.533 kursi. Kondisi ini menunjukkan tekanan seleksi yang cukup tinggi pada jalur berbasis wilayah tempat tinggal, yang selama ini menjadi jalur utama dalam penerimaan siswa baru.

Fenomena ini memperlihatkan bahwa sebagian besar orang tua dan calon peserta didik masih menempatkan jalur domisili sebagai opsi paling realistis untuk masuk sekolah negeri, meskipun persaingan di jalur ini semakin ketat setiap tahunnya.

Sebaliknya, jalur prestasi akademik berbasis nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) tercatat sebagai jalur dengan peminat paling rendah. Dari total 323 kuota yang tersedia, hanya 22 pendaftar yang tercatat memilih jalur tersebut. Angka ini menunjukkan kesenjangan yang cukup jauh antara kapasitas dan minat peserta.

Jalur afirmasi juga belum menunjukkan tekanan pendaftar. Dari 3.089 kuota yang tersedia, hanya 1.478 pendaftar yang masuk melalui jalur tersebut. Sementara jalur mutasi hanya diikuti 224 pendaftar dari 777 kuota yang disediakan.

Untuk jalur prestasi non-akademik, jumlah pendaftar tercatat 476 orang dari 2.234 kuota. Sedangkan jalur prestasi akademik berbasis nilai rapor diikuti 704 pendaftar dari 1.486 kuota yang tersedia. Data ini memperkuat gambaran bahwa minat terhadap jalur berbasis prestasi masih belum sekuat jalur domisili.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, memastikan bahwa proses pendaftaran SPMB telah resmi ditutup dan saat ini memasuki tahap akhir seleksi.

“Untuk tahap pendaftaran sudah berakhir pada Kamis kemarin,” ujar Alek Kurniawan, pada Senin 29 Juni 2026.

Ia menjelaskan bahwa setelah tahap pendaftaran, sistem akan langsung berlanjut ke proses pengumuman hasil seleksi kepada peserta didik yang telah mendaftar di masing-masing jalur.

“Sedangkan untuk daftar ulangnya berlangsung hingga 1 Juli 2026 mendatang,” tambahnya.

Jika dilihat lebih jauh, pola SPMB tahun ini memperlihatkan ketergantungan tinggi pada jalur domisili sebagai mekanisme utama masuk sekolah negeri. Sementara jalur prestasi, yang secara konsep dirancang untuk mendorong kompetisi berbasis kemampuan akademik maupun non-akademik, belum mampu menarik minat secara optimal.

Kondisi ini juga memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas sosialisasi dan persepsi masyarakat terhadap masing-masing jalur seleksi, terutama terkait jalur prestasi TKA yang minim pendaftar. Selain itu, distribusi kuota yang cukup besar pada beberapa jalur tidak selalu sejalan dengan minat pendaftar di lapangan.

Tahapan berikutnya berupa pengumuman hasil seleksi dan daftar ulang menjadi penentu akhir distribusi siswa di masing-masing sekolah negeri di Pekanbaru untuk tahun ajaran 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....