Jembrana Siapkan 5,9 Hektare untuk Lahan Sekolah Rakyat

  • 30 Jun 2026 08:24 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jembrana - Pemerintah Kabupaten Jembrana mengambil langkah progresif di tengah keterbatasan anggaran dengan mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat kepada pemerintah pusat. Sebagai wujud keseriusan dalam merealisasikan program strategis tersebut, pihak pemkab telah menyiapkan lahan matang seluas 5,9 hektare yang berlokasi di Kecamatan Melaya.

Langkah ini diambil sebagai respons konkret terhadap tekanan ekonomi yang kian menghimpit masyarakat akibat faktor eksternal global. Kenaikan harga kebutuhan pokok dan lonjakan biaya transportasi akibat penyesuaian harga BBM nonsubsidi dituding menjadi salah satu pemicu meningkatnya angka kemiskinan di Jembrana. Kondisi pelik ini dikhawatirkan berdampak buruk pada sektor pendidikan, terutama meningkatnya risiko anak putus sekolah.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat berbasis asrama (boarding school) ini dirancang khusus untuk memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Fasilitas yang diusulkan sangat komprehensif, meliputi tempat tinggal, pemenuhan kebutuhan makan, perlengkapan sekolah, hingga dukungan tenaga pendidik yang seluruh biaya operasionalnya ditanggung oleh pemerintah pusat.

"Kami sudah mengusulkan Sekolah Rakyat dan menyiapkan lahan seluas 5,9 hektare yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Bali di Kecamatan Melaya. Kami ingin anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa mendapatkan pendidikan yang layak. Ini solusi nyata untuk mengubah nasib masyarakat, bukan sekadar memperbaiki data statistik," ujar Kembang Hartawan setelah mengikuti rapat daring bersama Kementerian Sosial.

Selain persoalan kemiskinan, sektor pendidikan di Jembrana saat ini juga tengah dihadapkan pada tantangan berat berupa krisis tenaga pendidik dan keterbatasan infrastruktur. Daerah ini tercatat masih kekurangan sekitar 210 guru akibat banyaknya tenaga pendidik yang memasuki masa pensiun tahun ini, ditambah dengan kondisi 44 bangunan sekolah yang mengalami kerusakan.

Melalui usulan Sekolah Rakyat serta penataan kembali (regrouping) guru, Pemkab Jembrana berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan penuh demi menjamin hak atas pendidikan yang layak bagi seluruh generasi muda di Kabupaten Jembrana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....