Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah

  • 29 Jun 2026 21:58 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Kampar - Asisten II Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Muhammad mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Kesiapsiagaan Menghadapi Dampak Fenomena El Nino secara virtual di Ruang Media Center (Gedung Asisten II) Kantor Bupati Kampar, Senin 29 Juni 2026.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dan diikuti kementerian terkait, pemerintah daerah, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dari seluruh Indonesia.

Di Kabupaten Kampar, kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Syarifuddin, Plt. Inspektur Kabupaten Kampar Muhammad Irsyad, perwakilan organisasi perangkat daerah terkait, Badan Pusat Statistik (BPS) yang diwakili Indah Pratiwi, serta TPID Kabupaten Kampar.

Rakor ini merupakan agenda rutin pemerintah pusat bersama pemerintah daerah untuk memantau perkembangan inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi fenomena El Nino yang berpotensi memicu kekeringan, menurunkan produksi pangan, dan berdampak terhadap inflasi.

Asisten II Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Muhammad, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam mendukung kebijakan nasional melalui berbagai langkah konkret di daerah.

"Kami akan memperkuat koordinasi lintas sektor, mulai dari distribusi pangan, pengawasan harga, hingga kesiapan menghadapi dampak iklim ekstrem. Langkah ini penting untuk menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat," ujarnya.

Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa fenomena El Nino berpotensi memengaruhi sektor pertanian, perikanan, serta ketersediaan air bersih. Karena itu, pemerintah daerah diminta segera menyiapkan strategi mitigasi untuk mengantisipasi penurunan produksi pangan dan dampak ekonomi yang ditimbulkan.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan penanganan dampak El Nino membutuhkan kolaborasi seluruh pihak.

"Fenomena El Nino bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan ekonomi dan sosial. Oleh karena itu, kesiapsiagaan harus dilakukan secara menyeluruh melalui sinergi pemerintah daerah, BUMN, dan sektor swasta," tegasnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kampar akan memperkuat pengendalian inflasi dan kesiapsiagaan menghadapi El Nino melalui pemantauan harga kebutuhan pokok di pasar, optimalisasi ketahanan pangan, pemberian bantuan bagi masyarakat terdampak, serta pemberdayaan gabungan kelompok tani (Gapoktan) dan kelompok tani.

Melalui rakor ini, Pemerintah Kabupaten Kampar menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak perubahan iklim demi menjaga kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....