TPID Riau Gelar Operasi Pasar Murah di Tiga Daerah

  • 06 Jul 2026 11:30 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah kembali menggelar operasi pasar murah di sejumlah daerah. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang lebih terjangkau.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan pelaksanaan operasi pasar murah pada pekan ini berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, dan dipusatkan di tiga daerah, yakni Kota Pekanbaru, Kota Dumai, dan Kabupaten Kampar.

"Pekan ini akan ada lima kali operasi pasar murah, mulai Senin hingga Jumat dan tersebar pada tiga daerah, yaitu Kota Pekanbaru, Dumai dan Kabupaten Kampar," kata Tetty, Senin 6 Juli 2026.

Ia menjelaskan operasi pasar murah dilaksanakan di halaman Posyandu Bunga Setangkai Lebat, Jalan Paus Gang Masjid, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Selanjutnya, Selasa 7 Juli 2026, kegiatan digelar di Jalan Sukajadi, Pasar Pulau Payung, depan Sekretariat DPD APPSI Kota Dumai.

Kemudian pada Rabu 8 Juli 2026, operasi pasar murah kembali digelar di Kota Pekanbaru, tepatnya di halaman Kantor Kelurahan Umban Sari. Sementara Kamis 9 Juli 2026, kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Lurah Limbungan, Kecamatan Rumbai.

"Pada Rabu akan kembali digelar di Kota Pekanbaru, tepatnya di halaman Kantor Kelurahan Umban Sari dan Kamis di halaman Kantor Lurah Limbungan, Kecamatan Rumbai," katanya.

Rangkaian operasi pasar murah pekan ini akan ditutup pada Jumat 10 Juli 2026 di halaman Kantor Desa Pandau Jaya, Kabupaten Kampar.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Beras SPHP dijual Rp60 ribu per kemasan lima kilogram. Sementara beras Anak Daro dan Sokan dibanderol Rp83 ribu per lima kilogram atau Rp165 ribu per sepuluh kilogram.

"Untuk gula pasir dibanderol Rp18 ribu per kilogram, minyak goreng kemasan Minyakita Rp15.500 per bungkus. Selain itu juga tersedia garam dan telur dengan harga yang telah ditetapkan dalam operasi pasar murah," ujar Tetty.

Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut dengan tertib serta ikut mendukung upaya pengurangan sampah plastik.

"Kami harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Kami juga mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah guna mengurangi penggunaan kantong plastik," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....