Ikrar Setia Lima Anggota OPM Jadi Momentum Perdamaian di Puncak Jaya

  • 29 Jun 2026 17:59 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID,Mimika - Harapan akan terciptanya situasi keamanan yang lebih kondusif di Papua kembali menguat setelah lima anggota kelompok bersenjata OPM Kodam XXVIII dari Distrik Mewoluk menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Prosesi tersebut berlangsung di Alun-Alun Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, yang di gelar pada Kamis 25 juni 2026, dan disaksikan pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, keluarga, serta ratusan warga,ungkapnya pada senin 29 juni 2026.

Keputusan kelima anggota tersebut merupakan hasil pendekatan persuasif yang dilakukan secara bertahap melalui komunikasi, pembinaan teritorial, dan kerja sama antara Koops TNI Habema, pemerintah daerah, kepala kampung, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga. Pendekatan tersebut mengedepankan dialog dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Dalam prosesi ikrar, kelima peserta membacakan naskah kesetiaan kepada NKRI, menandatangani dokumen ikrar, serta mencium Bendera Merah Putih sebagai simbol tekad memulai kehidupan baru bersama masyarakat. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako dan pakaian sebagai bentuk dukungan terhadap proses reintegrasi.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, menyampaikan bahwa ikrar tersebut menjadi bukti pendekatan humanis mampu membangun kepercayaan dan membuka ruang dialog dalam menciptakan perdamaian di Papua.

Menurutnya, keputusan untuk kembali ke pangkuan NKRI merupakan pilihan yang patut dihormati. Ia berharap mereka dapat menjalani kehidupan yang lebih aman dan produktif bersama keluarga, sekaligus mengajak anggota kelompok bersenjata lainnya menempuh jalan damai demi masa depan Papua yang lebih baik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta keluarga peserta. Kehadiran berbagai elemen itu menunjukkan bahwa upaya membangun perdamaian memerlukan dukungan seluruh komponen masyarakat.

Koops TNI Habema bersama pemerintah menyatakan akan terus mengedepankan pendekatan persuasif, dialogis, dan menghormati nilai-nilai kemanusiaan dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua.

Melalui kolaborasi berbagai pihak, langkah lima anggota OPM yang kembali menyatakan setia kepada NKRI diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, mendukung pembangunan, serta mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.(Sandra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....