Momentum Harganas, Ditjenpas Sulteng Perkuat Peran Keluarga dalam Reintegrasi WB
- 29 Jun 2026 14:52 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kanwil Ditjenpas Sulteng), Herman Mulawarman, menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mendukung keberhasilan pembinaan warga binaan sekaligus menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Hal tersebut disampaikan Herman saat memimpin upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di halaman Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Senin 29 Juni 2026.
Mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, peringatan Harganas tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, memberikan dukungan moral, serta mendampingi proses perubahan perilaku warga binaan hingga kembali ke tengah masyarakat.
Dalam amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN yang dibacakannya, Herman menyoroti pentingnya ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia di tengah tantangan era Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity (VUCA).
Menurutnya, pesan tersebut sangat relevan dengan tugas pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan individu, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan keluarga sebagai bagian dari proses reintegrasi.
“Tema ‘Ayah Wajib Hadir’ mengingatkan kita bahwa keluarga merupakan ruang pertama dalam membangun karakter. Di lingkungan pemasyarakatan, dukungan keluarga menjadi faktor penting yang mampu membangkitkan semangat warga binaan untuk berubah dan menjalani pembinaan dengan baik,” ujarnya.
Herman menjelaskan, Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah terus mendorong berbagai program pembinaan yang melibatkan keluarga sebagai mitra strategis. Menurutnya, hubungan keluarga yang tetap terjaga selama masa pembinaan dapat meningkatkan motivasi warga binaan untuk memperbaiki diri serta mengurangi risiko mengulangi tindak pidana setelah bebas.
“Pemasyarakatan tidak hanya membina individu, tetapi juga membangun harapan melalui penguatan hubungan keluarga. Ketika keluarga hadir memberikan dukungan, peluang keberhasilan pembinaan akan semakin besar,” katanya.
Upacara Harganas ke-33 diikuti seluruh jajaran Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, mulai dari pejabat struktural, pejabat fungsional, ketua tim kerja, staf, hingga tenaga outsourcing pengamanan. Para peserta mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.
Melalui peringatan Harganas tahun ini, Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan sistem pembinaan yang berorientasi pada penguatan keluarga, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta reintegrasi sosial yang berkelanjutan demi mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. (*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....