PIK POTADS Kalsel Akan Berpartisipasi dalam LSHB 2026

  • 29 Jun 2026 12:41 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pusat Informasi dan Kegiatan Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome Kalimantan Selatan kembali berpartisipasi dalam Lelang Serentak Harat Banar 2026 yang diselenggarakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kalimantan Selatan dan Tengah. Keterlibatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pemberdayaan anak berkebutuhan khusus melalui kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Senin, 29 Juni 2026.

Lelang Serentak Harat Banar dijadwalkan berlangsung pada Juli 2025 sebagai bagian dari peringatan 118 tahun penyelenggaraan lelang di Indonesia. Kegiatan ini melibatkan kementrian dan lembaga, pemerintah daerah, UMKM, dan PIK POTADS Kalsel.

Kepala Bidang Piutang Negara Kanwil DJKN Kalselteng, Panca Irvan Sujianto, mengatakan beragam barang akan ditawarkan kepada masyarakat dalam pelaksanaan lelang. Barang yang di lelang diantaranya, barang milik negara, barang milik daerah, UMKM, hasil karya PIK POTADS Kalsel.

Menurutnya, keterlibatan yayasan merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelaksanaan lelang yang lebih inklusif dan memberikan ruang bagi semua kalangan. Menurutnya di Kalsel DJKN kembali menggandeng PIK POTADS Kalsel sebagai mitra dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Dalam kegiatan lelang ini juga melibatkan rekan-rekan dari yayasan, dalam hal ini kalau di Kalimantan Selatan ada Yayasan Anak-Anak Berkebutuhan Khusus PIK POTADS Kalsel. Kolaborasi ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian terhadap pengembangan potensi anak-anak berkebutuhan khusus,” ucapnya.

Keterlibatan PIK POTADS Kalsel tidak hanya menjadi sarana memasarkan hasil karya anak-anak tersebut, tetapi juga membuka ruang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Hal ini dinilai penting menunjukkan bahwa anak berkebutuhan khusus memiliki kemampuan dan kreativitas.

“Kita harap semangat inklusivitas dapat semakin tumbuh di tengah masyarakat. Kolaborasi semua ini kita harap mampu menciptakan lingkungan yang lebih ramah, setara, dan mendukung tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....