Kemenag Buol Salurkan Santunan bagi 145 Yatim dan Penyandang Disabilitas

  • 27 Jun 2026 16:01 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Buol – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Buol menggelar Festival Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 Hijriah dengan menyalurkan santunan kepada 145 penerima manfaat yang terdiri dari anak yatim dan penyandang disabilitas. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kemenag Buol, Kamis 25 Juni 2026.

Kegiatan yang bertepatan dengan 10 Muharram 1448 Hijriah tersebut dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dan terhubung secara virtual dengan Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Zoom Meeting. Program ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Muharram (FesMu) atau Peaceful Muharram 1448 H yang digagas Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI.

Tahun ini, kegiatan mengusung tema “Festival Pesan Inklusif: Dari Jiwa Anak untuk Negeri” dan “Menebar Maslahat, Menguatkan Umat”, sebagai upaya memperkuat nilai kepedulian sosial dan inklusivitas di tengah masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Kemenag Buol menyalurkan bantuan dana dan santunan kepada 120 anak yatim serta 25 penyandang disabilitas yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Buol.

Pelaksanaan festival tersebut juga menandai perubahan paradigma dalam memandang anak yatim dan penyandang disabilitas. Mereka tidak lagi ditempatkan sebagai objek penerima bantuan semata, tetapi sebagai bagian penting yang memiliki ruang, suara, dan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial.

Program ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Agama bersama berbagai mitra, di antaranya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Forum Zakat (FOZ), Badan Wakaf Indonesia (BWI), Lembaga Amil Zakat (LAZ), RRI, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan.

Selain menjadi momentum berbagi kebahagiaan di bulan Muharram, kegiatan tersebut juga mendukung Gerakan Bulan Wakaf Muharram yang bertujuan mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Buol berharap semangat kepedulian, kebersamaan, dan penghormatan terhadap hak-hak kelompok rentan dapat terus tumbuh, sehingga tercipta lingkungan yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....