Pembukaan Jateng Fair 2026 Ramai Dipadati Warga, Ditarget 15 Ribu Pengunjung per Ha
- 27 Jun 2026 08:42 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Jateng Fair 2026 resmi dibuka dengan antusiasme tinggi dari masyarakat yang memadati kawasan PRPP Semarang sejak Jumat 25 Juni 2026 sore. Penyelenggara menargetkan jumlah kunjungan mencapai 15 ribu orang per hari selama pelaksanaan event yang berlangsung hingga 5 Juli nanti.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah datang untuk menikmati beragam sajian yang ditawarkan, mulai dari pameran produk unggulan, UMKM, inovasi karya mahasiswa, hingga hiburan musik. Tingginya minat masyarakat terlihat sejak hari pertama, dengan area pameran dan wahana keluarga dipenuhi pengunjung dari berbagai kalangan usia.
Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, mengatakan konsep Jateng Fair 2026 dirancang sebagai ruang hiburan sekaligus promosi potensi daerah. Dengan target 15 ribu pengunjung per hari itu, total kunjungan selama 10 hari penyelenggaraan diharapkan mencapai 150 ribu orang.
"Kami mengajak masyarakat menikmati sajian musik, pameran, inovasi, dan apa pun yang ada di sini, bahkan ada Kids Wonderland. Silakan nikmati bersama keluarga," katanya.
Paustina, warga Kota Semarang, sengaja datang pada malam pembukaan bersama suami dan anaknya. Ia ingin menikmati suasana Jateng Fair sekaligus menyaksikan penampilan musik Ndarboy Genk yang menjadi salah satu hiburan pembuka.
"Tiap tahun ke sini bareng keluarga," ujar Paustina.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan Jateng Fair merupakan wadah untuk memperlihatkan sekaligus mengembangkan potensi daerah. Kehadiran UMKM, produk inovasi, dan pelaku usaha diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperluas pasar bagi produk-produk unggulan Jawa Tengah.
Dengan kombinasi hiburan, promosi produk, dan pameran inovasi, Jateng Fair 2026 diharapkan menjadi magnet kunjungan masyarakat selama musim liburan. "Dengan adanya Jateng Fair diharapkan UMKM akan berkembang, produk-produk inovasi juga berkembang, dan pertumbuhan ekonomi akan menggeliat," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....