BMKG: Sabtu 27 Juni, Kalbar Berpotensi Hujan
- 27 Jun 2026 08:08 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak memprakirakan sebagian besar wilayah Kalimantan Barat akan mengalami cuaca cerah berawan pada Sabtu pagi, 27 Juni 2026. Namun, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah pada siang hingga malam hari.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Debi, mengatakan kondisi cuaca pada pagi hingga siang hari secara umum didominasi cerah berawan di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
"Untuk pagi hingga siang hari kami prakirakan wilayah Kalimantan Barat secara umum cerah berawan," ujar Debi dalam siaran prakiraan cuaca yang disampaikan melalui Warta Pagi di RRI Pro 1 Pontianak, Sabtu, 27 Juni 2026.
Memasuki siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan turun di sebagian wilayah Kabupaten Sambas, Bengkayang, Mempawah, Kubu Raya, Sekadau, Kayong Utara, Ketapang serta Kota Singkawang dan Pontianak.
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di sebagian kecil wilayah Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara.
Pada malam hingga dini hari, hujan ringan diprakirakan masih berpotensi mengguyur sebagian wilayah Kubu Raya, Ketapang, Melawi, Sintang, dan Kapuas Hulu. Sedangkan hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Sanggau, Sekadau, dan Kapuas Hulu.
BMKG mencatat angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan berkisar 10–30 kilometer per jam. Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 22–34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55–98 persen.
Selain prakiraan cuaca, BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mengingat suhu udara cenderung meningkat dan peluang hujan mulai berkurang.
"Perlu diwaspadai kenaikan suhu udara dan berkurangnya potensi hujan yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Barat," kata Debi.
Berdasarkan hasil pemantauan selama 24 jam terakhir, BMKG mendeteksi 53 titik panas (hotspot) di wilayah Kalimantan Barat. Selain itu, indeks potensi kebakaran hutan dan lahan untuk periode 27 Juni hingga 3 Juli 2026, menunjukkan beberapa wilayah di Kalbar berada pada kategori mudah hingga sangat mudah terbakar.
"Selama 24 jam terakhir terdeteksi adanya 53 titik panas. Untuk satu pekan ke depan, beberapa wilayah Kalimantan Barat masuk kategori mudah hingga sangat mudah terbakar," ujar Debi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak cuaca dan potensi karhutla.
Baca juga: Update Cuaca Selasa 23 Juni, BMKG: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Wilayah Kalbar
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....