BMKG: Hari Ini, Sebagian Wilayah Kalbar diprediksi Cerah dan alami Hujan Ringan

  • 17 Jul 2026 08:09 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak memprakirakan sebagian besar wilayah Kalimantan Barat akan didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan pada hari ini, Jum'at, 17 Juli 2026. Meski demikian, hujan dengan intensitas ringan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah pada siang hingga dini hari.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Reny, menjelaskan bahwa pada pagi hingga siang hari kondisi cuaca secara umum relatif aman dengan dominasi cuaca cerah hingga cerah berawan.

"Pada pagi hingga siang hari, sebagian besar wilayah Kalimantan Barat diprakirakan cerah hingga cerah berawan. Namun masih terdapat potensi hujan ringan pada siang hingga sore hari di sebagian wilayah Kabupaten Mempawah, Sekadau, Sintang, Kapuas Hulu, Landak, dan Sambas," ujar Reny, dalam siaran Warta Berita Pagi di RRI Pro 1 Pontianak, Jum'at 17 Juli 2026.

BMKG juga memprakirakan hujan ringan masih berpotensi terjadi pada malam hingga dini hari, terutama di sebagian wilayah Kabupaten Sambas.

Sementara itu, angin diprediksi bertiup dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan berkisar 10–35 kilometer per jam. Suhu udara berada pada kisaran 22–34 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 56 hingga 95 persen.

Selain prakiraan cuaca, BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat kenaikan suhu udara dan mulai berkurangnya intensitas hujan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai peningkatan suhu udara serta berkurangnya potensi hujan yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah Kalimantan Barat bagian selatan," kata Reny.

Berdasarkan pemantauan BMKG, dalam 24 jam terakhir terdeteksi sebanyak 50 titik panas (hotspot) di wilayah Kalimantan Barat. Potensi karhutla pada periode 17-23 Juli 2026 diperkirakan berada pada kategori mudah hingga sangat mudah terbakar, khususnya di wilayah selatan Kalbar.

BMKG mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengantisipasi potensi cuaca maupun ancaman karhutla sejak dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....