Imigrasi Sulteng Perkuat Koordinasi Intelijen jelang Rute Internasional

  • 27 Jun 2026 10:30 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah menyoroti rencana peluncuran penerbangan internasional perdana rute Guangzhou–Palu dalam Rapat Komite Intelijen Daerah (Kominda) Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Mess Baruga Indah Nirwana, Kota Palu, Kamis 25 Juni 2026.

Dalam rapat yang dihadiri seluruh unsur anggota Kominda tersebut, Kanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Tengah diwakili Analis Keimigrasian Ahli Madya I Nyoman Nariana bersama Ayu Cintya Dewi. Forum ini menjadi wadah evaluasi dan pertukaran informasi strategis terkait perkembangan situasi keamanan daerah serta berbagai potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG) di Sulawesi Tengah.

Rapat dipimpin langsung Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Sulawesi Tengah, Brigjen TNI Mahmud Riadinata, didampingi Sekretaris Kominda, Dr. Rahman Ansyari, serta dihadiri unsur Polda Sulawesi Tengah, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Korem 132/Tadulako, Lanal Palu, Lanud Mutiara SIS Al-Jufri, BNN Provinsi Sulawesi Tengah, Bea Cukai Pantoloan, Kesbangpol, dan instansi terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Imigrasi Sulawesi Tengah menyampaikan perkembangan terkait rencana pembukaan penerbangan internasional Guangzhou–Palu yang dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Kami menyampaikan informasi terkait rencana peluncuran penerbangan internasional perdana rute Guangzhou–Palu serta perkembangan mobilitas warga negara asing di Sulawesi Tengah. Kehadiran rute internasional ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di daerah," ujar I Nyoman Nariana.

Menurutnya, konektivitas internasional tersebut dapat membuka peluang yang lebih besar bagi sektor investasi, perdagangan, dan pariwisata di Sulawesi Tengah. Namun demikian, peningkatan mobilitas warga negara asing juga perlu diimbangi dengan pengawasan keimigrasian yang optimal guna menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Secara umum, rapat menyimpulkan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulawesi Tengah masih dalam keadaan kondusif. Meski demikian, seluruh unsur Kominda diminta terus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai perkembangan isu sosial, ekonomi, dan politik yang berpotensi menimbulkan kerawanan.

Pada kesempatan yang sama, Kabinda Sulawesi Tengah juga mengingatkan pentingnya literasi informasi untuk mencegah penyebaran hoaks di tengah masyarakat. Masyarakat didorong memanfaatkan layanan Berani Literasi Informasi dan layanan pengaduan Berani Samporoa sebagai sarana memperoleh informasi yang akurat dan terpercaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....