BRI Jazz Gunung Slamet 2026: Paduan Musik, Alam, dan Wisata
- 26 Jun 2026 14:16 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - BRI Jazz Gunung Slamet 2026 kembali hadir sebagai perhelatan musik yang memadukan harmoni jazz dengan keindahan alam pegunungan pada 27 Juni mendatang di Wana Wisata Baturraden. CEO Jazz Gunung Indonesia, Bagas Indyatmono, dalam Sore Ceria Pro 2 RRI Purwokerto, Rabu (24/06/26), mengungkapkan tahun ini merupakan ketiga kalinya Jazz Gunung Slamet diselenggarakan.
Tahun ini, Jazz Gunung Slamet hadir dengan mengusung konsep baru bertajuk "Jazztination" menggabungkan pengalaman musik dan wisata dalam satu destinasi. Konsep ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang berbeda bagi pengunjung.
"Jazz Gunung tidak sekadar memosisikan diri sebagai festival musik konvensional. Lebih dari itu, ia menjelma menjadi ruang pertemuan yang cair antara seni, budaya, kelestarian alam, dan pariwisata," ujarnya.
Sejumlah musisi lintas genre dijadwalkan tampil meramaikan panggung Jazz Gunung Slamet, di antaranya adalah Mocca, Kevin Yosua Big 6 feat. Gracy Tamangendar, Amelia Ong, Emptyyy, dan Nonaria. Kehadiran para musisi tersebut diharapkan mampu menghadirkan warna musik yang beragam dalam balutan jazz kontemporer dan pop jazz.
Selain pertunjukan musik, penyelenggara juga menghadirkan berbagai program pendukung yang memperkaya pengalaman pengunjung. Salah satunya adalah kehadiran Kampung Durian yang dikurasi oleh Heri Kristanto melalui Durian Kampung.
Program ini menawarkan pengalaman menikmati durian sekaligus mengenalkan kekayaan hayati Nusantara kepada masyarakat. Tidak hanya itu, BRI Jazz Gunung Slamet 2026 juga menghadirkan program Kandahan Jazz yang berisi workshop, sesi berbagi pengalaman, serta jam session bersama musisi profesional.
Kandahan Jazz yang akan berlangsung pada 28 Juni 2026 itu ditujukan bagi musisi muda, pelajar, komunitas, dan pecinta musik untuk memperluas wawasan serta jejaring di industri musik. Dengan konsep yang memadukan seni pertunjukan dan destinasi wisata alam, BRI Jazz Gunung Slamet 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda hiburan, tetapi juga memperkuat posisi Baturraden sebagai salah satu destinasi wisata kreatif berbasis budaya di Jawa Tengah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....