Yayasan Arkom Indonesia Rancang Kampung Resiliensi Iklim

  • 26 Jun 2026 08:11 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Yayasan Arkom Indonesia bekerja sama dengan kelompok pemuda mengembangkan konsep perencanaan kawasan yang mengintegrasikan aspek lingkungan dan mitigasi risiko bencana di Kota Palu.

Salah satu bentuk program tersebut adalah pengembangan model Hunian Tetap Mandiri di kawasan pesisir Mamboro. Konsep ini dirancang agar warga tetap berada dekat dengan wilayah mata pencaharian mereka.

Perwakilan Arkom Indonesia, Fadli, mengatakan pihaknya tengah mengembangkan konsep kampung berbasis ketahanan iklim untuk merespons peningkatan suhu global. Ia menyebut desain hunian juga disesuaikan dengan kondisi iklim Kota Palu, termasuk perbaikan sistem ventilasi rumah.

"Kami sedang mengembangkan konsep kampung berbasis resiliensi iklim karena skala suhu global terus mengalami kenaikan," kata Fadli.

Lanjutnya, konsep hunian tersebut juga disesuaikan dengan karakteristik suhu Kota Palu yang semakin panas melalui perbaikan sistem ventilasi rumah. Saat ini, proses advokasi kebijakan terkait program Palu Resiliensi sudah berjalan positif selama empat bulan bersama pemerintah daerah. Dukungan penuh dari Wali Kota Palu mempermudah koordinasi administrasi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah teknis yang terlibat.

Rencana pelaksanaan modeling ini akan segera dimulai pada akhir tahun melalui metode perencanaan partisipatif bersama masyarakat Kelurahan Baru. Melalui bahasa yang sederhana dan persuasif, Arkom berhasil mengajak warga untuk aktif mengelola sampah serta menjaga wilayah pesisir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....