Mahasiswa KKN Unkhair Gelar Pelatihan, Dukung Pertanian Berkelanjutan
- 26 Jun 2026 01:34 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate–Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Khairun (Unkhair) menggelar pelatihan inovatif berbasis lingkungan di RT 02/RW 006, di Kelurahan Kalumpang, Kota Ternate. Kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan sampah domestik untuk mendukung sistem pertanian perkotaan yang berkelanjutan, Kamis 25 Juni 6 2026.
Pelatihan tersebut dihadiri Lurah Kalumpang, Susanti, bersama 20 kader PKK Kelurahan Kalumpang yang antusias mengikuti seluruh rangkaian materi dan praktik.

Dalam sesi edukasi, Koordinator Lapangan KKN Unkhair, Ardiansya mengatakan pentingnya pengelolaan sampah plastik yang tepat. Dengan praktik pemanfaatan botol plastik bekas menjadi pot tanaman produktif.
Sementara itu, Junior Agronomist PT Bio Agromitra Indonesia wilayah Maluku Utara, Afrianto Darnis, mengatakan bahwa adanya teknik pengelolaan tanah dan penggunaan pupuk organik untuk menjaga kesuburan lahan
Lurah Kalumpang, Susanti, memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN Unkhair yang menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan sampah rumah tangga di lingkungan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN Unkhair. Pelatihan ini tidak hanya membantu mengurangi volume sampah di Kelurahan Kalumpang, tetapi juga membuka peluang bagi warga, khususnya ibu-ibu PKK, untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga melalui pertanian organik di pekarangan rumah,” ujarnya.
Sementara itu, Junior Agronomist PT Bio Agromitra Indonesia wilayah Maluku Utara, Afrianto Darnis, mengatakan bahwa adanya teknik pengelolaan tanah dan penggunaan pupuk organik untuk menjaga kesuburan lahan.
“Penerapan teknik ini penting dalam jangka panjang untuk mewujudkan pertanian yang berkelanjutan,” katanya.
Terpisah, Dosen Pendamping Lapangan (DPL) KKN Unkhair, Abu Rahmat Ibrahim, mengatakan pentingnya pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) untuk sampah rumah tangga menjadi pupuk cair alami yang kaya nutrisi bagi tanaman.
“Metode ini sangat aplikatif diterapkan di rumah masing-masing, terutama dalam mengubah sampah dapur yang biasanya dibuang begitu saja menjadi pupuk cair yang bermanfaat bagi tanaman,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, praktisi, dan pemerintah kelurahan, warga Kalumpang kini memiliki keterampilan baru untuk mengurangi sampah sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....