Dukung PKB 2026, PLN Siagakan Sistem Kelistrikan Berlapis

  • 25 Jun 2026 06:27 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Ribuan pengunjung yang memadati arena Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Art Centre Denpasar dapat menikmati berbagai pertunjukan seni dan budaya tanpa khawatir gangguan listrik. Untuk mendukung kelancaran ajang budaya terbesar di Pulau Dewata tersebut, PLN menyiagakan sistem kelistrikan berlapis selama pelaksanaan acara.

Keandalan pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan PKB yang setiap tahun menjadi magnet bagi masyarakat maupun wisatawan. Berlangsung setiap hari dengan puluhan agenda seni dan budaya, seluruh rangkaian kegiatan membutuhkan dukungan listrik yang stabil untuk operasional panggung, tata suara, pencahayaan, hingga layar digital.

Untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan lancar, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Selatan menerapkan skema pengamanan kelistrikan berlapis di kawasan Ardha Candra Art Centre, Denpasar. Pasokan listrik utama disuplai dari jaringan PLN yang terhubung dengan Gardu Induk Sanur dan diperkuat dengan jalur cadangan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gangguan pada sistem utama.

Selain itu, PLN juga menyiapkan perangkat Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas 250 kVA dan 100 kVA guna menjaga kontinuitas pasokan listrik pada fasilitas vital, seperti tata suara, layar LED, pencahayaan panggung, serta berbagai sarana pendukung lainnya. Manajer PLN UP3 Bali Selatan, Alexander J. Manuhuwa, mengatakan bahwa keandalan sistem kelistrikan menjadi bagian penting dalam mendukung ruang-ruang budaya yang dinikmati masyarakat.

“PKB merupakan salah satu ikon budaya Bali yang setiap tahun menjadi perhatian masyarakat dan wisatawan. Karena itu, kami memastikan sistem kelistrikan yang menyuplai lokasi kegiatan berada dalam kondisi andal melalui skema pengamanan berlapis dan personel siaga di lapangan. Harapannya, masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian pertunjukan dengan nyaman dan tanpa gangguan,” ujarnya.

Menurut Alexander, kehadiran listrik yang andal tidak hanya mendukung kelancaran teknis acara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas penyelenggaraan panggung budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Bali. Selama pelaksanaan PKB, personel PLN disiagakan di lokasi untuk melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi jaringan dan peralatan pendukung. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif guna memastikan pasokan listrik tetap stabil sepanjang kegiatan berlangsung.

Salah seorang pengunjung asal Denpasar, Surya, mengaku kenyamanan selama menyaksikan pertunjukan menjadi salah satu faktor yang membuat masyarakat betah menikmati rangkaian acara PKB.

“Kami datang untuk menikmati pertunjukan seni dan budaya Bali. Saat seluruh fasilitas pendukung berfungsi dengan baik, masyarakat bisa lebih fokus menikmati penampilan para seniman dan suasana acara terasa lebih nyaman,” katanya.

Melalui dukungan sistem kelistrikan yang andal, PLN turut berkontribusi dalam memastikan setiap pertunjukan seni, musik, tari, dan budaya yang ditampilkan pada PKB XLVIII Tahun 2026 dapat berlangsung optimal. Keandalan listrik tidak hanya menjaga kelancaran acara, tetapi juga mendukung pelestarian budaya Bali melalui penyelenggaraan ruang apresiasi seni yang berkualitas dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....