Ribuan Warga Sigi Manfaatkan Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80

  • 25 Jun 2026 04:47 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Sigi - Polda Sulawesi Tengah melayani ribuan warga melalui kegiatan Puncak Bakti Kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang dipusatkan di Aula Sarja Arya Racana Polres Sigi, Selasa 23 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, khususnya warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Sigi.

Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol. Nasri hadir langsung didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sulteng Ny. Linawati Nasri, Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga, Bupati Sigi Muhammad Rizal Intjenae, serta unsur Forkopimda dan pejabat utama Polda Sulteng.

Ketua Panitia Bakti Kesehatan AKBP dr. Benyamin F.L. Sitio mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

Menurutnya, hingga pelaksanaan puncak kegiatan, sebanyak 832 warga telah menerima layanan kesehatan yang meliputi cek kesehatan gratis, pengobatan umum, serta donor darah.

“Bakti kesehatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat sekaligus upaya mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga melalui pelayanan yang mudah diakses dan tanpa dipungut biaya,” ujarnya.

Selain pemeriksaan kesehatan umum, masyarakat juga mendapatkan layanan pemeriksaan gigi, THT, keluarga berencana, pemeriksaan laboratorium sederhana, penanganan stunting, khitanan massal, hingga pembagian kacamata gratis.

Kapolda Sulteng Brigjen Pol. Nasri menegaskan kegiatan tersebut menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama setelah gempa bumi yang melanda Kabupaten Sigi pada 16 Juni lalu.

Menurutnya, pelayanan kesehatan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung pemulihan kesehatan warga terdampak bencana.

“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polri ingin terus hadir memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus mendapat perhatian bersama, terlebih bagi masyarakat yang sedang menghadapi dampak pascabencana,” kata Kapolda.

Data panitia mencatat jumlah pendaftar layanan kesehatan mencapai 1.138 orang. Mereka terdiri atas peserta khitanan massal, pemeriksaan stunting, pelayanan keluarga berencana, pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan laboratorium sederhana, hingga penerima kacamata gratis.

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono menilai tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan program bakti kesehatan yang digelar Polri memberikan manfaat langsung bagi warga.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan warga di Sulawesi Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....