Pemkab Sampang Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan di Pesantren
- 24 Jun 2026 04:38 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Jawa Timur, melalui Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB), tengah menggenjot pembentukan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren). Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk meningkatkan akses layanan kesehatan sekaligus memutus rantai penularan penyakit di lingkungan pondok pesantren.
Menurut Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes-KB Sampang, Agus Mulyadi, lingkungan pesantren di wilayahnya masih menghadapi tantangan besar terkait penyakit menular berbasis lingkungan. Beberapa faktor pemicunya meliputi asrama yang padat serta minimnya ventilasi dan pencahayaan alami menciptakan kondisi ideal bagi bakteri untuk berkembang biak.
"Praktik saling meminjam perlengkapan pribadi seperti pakaian, kasur, dan selimut menjadi jalur penularan utama," ucapnya, Selasa, 23 Juni 2026.
Agus menyebutkan bahwa sejumlah penyakit kerap ditemukan di kalangan santri, di antaranya scabies atau kudis menjadi keluhan yang sangat umum, hingga sering dianggap sebagai hal "wajar" bagi santri baru. Kemudian diare serta kasus Tuberkulosis (TBC).
Pemkab Sampang berkomitmen mengubah stigma bahwa penyakit gatal-gatal adalah hal yang lazim di pondok pesantren.
"Melalui program Pesantren Sehat dan pembentukan Poskestren, pihak Dinkes-KB berupaya mengedukasi para santri mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta memberikan penanganan medis yang lebih cepat, tepat, dan maksimal di lingkungan mereka sendiri," katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....