Empat Dosen Farmasi UMP Ikuti Simposium Internasional di Beijing

  • 23 Jun 2026 15:36 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Partisipasi aktif dalam forum ilmiah internasional kembali ditunjukkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, dan jejaring akademik global.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan sejumlah dosen dalam The 5th Molecules Medicinal Chemistry Symposium (MMCS) 2026 yang berlangsung di Beijing, China, pada 14–17 Mei 2026.

Dalam simposium bertaraf internasional tersebut, Fakultas Farmasi UMP diwakili oleh empat dosen, yakni Dr. Asmiyenti Djaliasrin Djalil, M.Si., Dr. apt. Pri Iswati Utami, M.Si., Dr. apt. Wiranti Sri Rahayu, M.Si., dan Dr. apt. Elza Sundhani, M.Sc. Mereka mengikuti berbagai sesi ilmiah sekaligus mempresentasikan hasil penelitian di hadapan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara.

Mengusung tema “New Trends in Chemical Biology and Drug Discovery”, simposium ini menjadi ajang strategis untuk berbagi pengetahuan serta mendiskusikan perkembangan terkini di bidang kimia medisinal, biologi kimia, penemuan obat, hingga pemanfaatan teknologi modern dalam riset farmasi dan kesehatan.

Beragam isu mutakhir menjadi pembahasan dalam forum tersebut, mulai dari pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam penemuan obat, eksplorasi bahan alam untuk pengembangan obat baru, hingga inovasi terapi modern berbasis pendekatan molekuler. Kehadiran para peneliti dari berbagai negara juga membuka peluang kolaborasi riset dan pertukaran gagasan guna mendorong kemajuan inovasi di bidang kesehatan.

Dekan Fakultas Farmasi UMP, Assoc. Prof. apt. Binar Asrining Dhiani, M.Sc., Ph.D., mengapresiasi keterlibatan aktif para dosen dalam kegiatan internasional tersebut. Menurutnya, keikutsertaan dalam forum ilmiah global merupakan bagian dari komitmen fakultas untuk terus meningkatkan mutu akademik dan penelitian.

“Melalui kegiatan ini, dosen dapat memperluas jejaring kolaborasi internasional, memperkaya wawasan keilmuan, serta membawa berbagai inovasi terbaru yang dapat mendukung pengembangan pendidikan dan penelitian di Fakultas Farmasi UMP,” ujarnya.

Ia berharap pengalaman dan jaringan yang diperoleh selama mengikuti simposium dapat mendorong peningkatan produktivitas riset, publikasi ilmiah bereputasi, serta lahirnya berbagai inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Salah satu peserta, Dr. Asmiyenti Djaliasrin Djalil, M.Si., mengatakan bahwa partisipasi dalam MMCS 2026 memberikan pengalaman akademik yang sangat berharga sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan para peneliti dari berbagai negara.

“Keikutsertaan kami dalam MMCS 2026 memberikan kesempatan yang sangat berharga untuk mengikuti perkembangan terkini di bidang kimia medisinal dan penemuan obat. Kami dapat berdiskusi langsung dengan para peneliti dari berbagai negara, serta mengeksplorasi peluang kolaborasi penelitian internasional. Kami berharap pengalaman dan jejaring yang diperoleh dapat memperkuat kerja sama riset internasional serta mendukung peningkatan kualitas penelitian dan inovasi di Fakultas Farmasi UMP,” tuturnya.

Ia menambahkan, materi yang disampaikan dalam simposium, terutama terkait pemanfaatan kecerdasan buatan untuk penemuan obat dan pengembangan terapi modern, menjadi wawasan baru yang sangat relevan untuk mendukung pengembangan riset farmasi di lingkungan UMP.

Keikutsertaan empat dosen Fakultas Farmasi UMP dalam forum internasional ini menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam mengembangkan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing global, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang farmasi dan kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....