Kemarau Diprediksi Berlangsung Hingga Agustus, BPBD Jateng Minta Warga Hemat Air
- 23 Jun 2026 15:45 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah mengimbau masyarakat mulai menghemat penggunaan air bersih seiring musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga Agustus 2026. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi risiko kekeringan dan menjaga ketersediaan air bagi kebutuhan sehari-hari.
Kepala Pelaksana BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, mengatakan masyarakat perlu lebih bijak dalam menggunakan air. Khususnya, air bersih yang digunakan untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga.
"Yang pertama tentu hemat air, khususnya air bersih yang digunakan untuk konsumsi. Itu yang perlu menjadi perhatian masyarakat," katanya dalam Wawancara Siang Pro 1 RRI Semarang, Selasa, 23 Juni 2026.
Selain menghemat penggunaan air, masyarakat juga diimbau memanfaatkan curah hujan yang masih terjadi di sejumlah wilayah dengan menampung air sebagai cadangan. Menurut Catur, meskipun telah memasuki musim kemarau, hujan masih berpotensi turun di beberapa daerah.
Ia menjelaskan, air hujan yang tersedia sebaiknya dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga saat pasokan air mulai berkurang. "Kita bisa menabung atau menampung air selama masih ada hujan sehingga dapat menjadi cadangan ketika dibutuhkan," ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih dapat berkoordinasi dengan perangkat lingkungan setempat, mulai dari tingkat RT, RW, hingga pemerintah desa atau kelurahan. Laporan tersebut nantinya dapat diteruskan kepada BPBD untuk ditindaklanjuti.
BPBD Jawa Tengah bersama pemerintah kabupaten dan kota juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau. Persiapan tersebut meliputi pemetaan wilayah rawan kekeringan, penyediaan sarana distribusi air bersih, hingga penyiapan dukungan anggaran untuk penanganan kekeringan.
Meski sejumlah daerah mulai mengajukan bantuan air bersih, Catur memastikan kondisi pasokan air baku di Jawa Tengah secara umum masih mencukupi berdasarkan informasi dari instansi terkait. "Kami sudah melakukan berbagai persiapan, masyarakat tidak perlu khawatir, dan apabila membutuhkan bantuan air bersih dapat berkomunikasi melalui BPBD setempat," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....